Kasus Prostitusi Online, Mucikari JL Tersangka

Mantan finalis Putri Pariwisata berinisial PA saat mengklarifikasi terkait kasus dugaan prostitusi online yang menyeretnya, Minggu (27,10) dini hari.

Polda Jatim, Bhirawa
Polda Jatim menetapkan pria berinisial JL sebagai tersangka kasus dugaan prostitusi online yang menyeret mantan finalis Putri Pariwisata Indonesia berinisial PA. JL (51) ini ditetapkan sebagai tersangka lantaran berperan sebagai mucikari dalam kasus ini.
Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Gideon Arif mengatakan, setelah melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi dalam kasus ini, JL akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka terhadap JL, sambung Gideon, lantaran yang bersangkutan dianggap terbukti melakukan kegiatan mengambil keuntungan dari kegiatan prostitusi.
Dalam kasus ini, lanjut Gideon, pihaknya menjerat tersangka dengan Pasal 296 dan 506 KUHP karena menerima atau mengambil keuntungan dari kegiatan prostitusi. “Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap JL untuk pengembangan perkara ini,” kata Gideon, Minggu (27/10) dini hari.
Masih kata Gideon, dalam penggerebekan di sebuah hotel di Kota Batu, Jawa Timur, pada Jumat (25/10) malam tersebut, pihaknya turut mengamankan uang sebesar Rp13 juta. “Uang senilai Rp 13 juta itu barang bukti, transaksinya kan lebih lanjut kita lakukan penyidikan,” jelasnya.
Terkait tersangka, Gideon tidak memungkiri akan ada tersangka baru. Sebab, tim dari Polda Jatim masih melakukan pengembangan dan masih berada di Jakarta. Selain itu, jaringan prostitusi JL merupakan bagian yang terorganisir dan cukup panjang. “Masih ada (tersangka lain). Di Jakarta tim juga masih bergerak, kemudian pengembangannya nanti kita lihat besok. Dari tempat Jakarta yang sudah kita lakukan penggeledahan, kita hanya dapatkan ponsel,” tegas Gideon.
Sementara PA, setelah selesai menjalani pemeriksaan, akan segera dipulangkan. Rencananya dipulangkan hari ini. Dalam perkara ini, PA berstatus sebagai saksi korban. Sebelumnya, PA telah diperiksa selama 1X24 jam terkait kasus prostitusi yang melibatkan dirinya. “Rencananya, PA akan dijemput keluarganya,” pungkas Gideon.
Sedangkan mantan finalis Puteri Pariwisata Indonesia berinisial PA meminta maaf kepada masyarakat dan keluarga karena dirinya diamankan Polda Jatim karena kasus prostitusi. “Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada sahabat, kerabat, keluarga dan teman-teman semuanya, karena beritanya sudah sangat tersebar,” ungkapnya.
Tak hanya meminta maaf, PA juga memberikan klarifikasi bahwa dirinya bukan berasal dari ajang ataupun pemenang Putri Indonesia seperti yang diberitakan, namun hanya finalis Putri Pariwisata Indonesia 2016. “Saya sampaikan adalah, saya melihat beberapa dari title berita yang tidak sesuai tentang siapa saya. Itu sangat salah karena saya tidak pernah mengikuti ajang Putri Indonesia. Dan tidak pernah menjadi bagian dari Putri Indonesia,” pungkasnya.
Seperti diberitakan, pada Jumat (25/10) sekitar pukul 19.00 WIB, Kanit V Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKP Aldi Sulaiman memimpin anggotanya menangkap tiga orang yang diduga terlibat kasus prostitusi online, dengan melibatkan publik figur dari Jakarta.
Aldi menyebutkan, saat ditangkap ada pasangan yang sedang berhubungan badan di dalam kamar hotel. Setelah penangkapan itu, ketiganya digelandang ke Mapolda Jatim pada Jum’at (25/10) tengah malam. [bed]

Tags: