Kasek SMKN 4 Bojonegoro Pantau UNBK Lewat CCTV

Kepala SMKN 4 Bojonegoro, Edy Yusuf memantau siswa yang sedang melangsungkan pelaksanaan ujian nasional yang berada diruangannnya. [achmad basir]

Bojonegoro, Bhirawa
Memantau Ujian Nasional (UN) sudah tidak perlu harus masuk ke ruang-ruang ujian. Seperti keseriusan SMK Negeri 4 Bojonegoro tersebut terbukti dengan dipasangnya kamera pemantau Closed Circuit Television (CCTV) tersembunyi di sejumlah sudut ruangan sekolah tempat berlangsungnya ujian.
Kepala SMKN 4 Bojonegoro, Edy Yusuf memantau siswanya yang sedang melangsungkan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang berada di ruangnya, Senin (25/3).
Pantauan hari pertama itu, pelaksnaan UNBK di SMKN 4 Bojonegoro terlihat aman dan tertib. Dan para siswa tampak serius menatap layar komputer dan mengerjakan soal ujian. Hal itu terlihat dari CCTV diruang kepala sekolah setempat.
“Kami sengaja tidak masuk ke kelas. Supaya tidak mengganggu konsentrasi para siswa yang sedang ujian. Saya memantaunya melaui kamera CCTV yang ada di ruangan saya sudah bisa terlihat semua,” katanya.
Dengan adanya kamera CCTV ini, pihaknya semakin mudah dalam mengawasi siswanya selama pelaksanaan ujian, selain itu juga untuk menjaga keamanan perangkat yang digunakan selama UNBK.
“Meski begitu, pemantauan di dalam lab UNBK juga melibatkan pengawas ruangan maupun petugas dari pihak aparat kepolisian,” ujarnya. Dirinya juga menjelaskan hanya siswa peserta ujian UNBK, pengawas, proktor dan teknisi saja yang bisa masuk ke dalam lokasi ujian.
“Hanya peserta ujian, pengawas, proktor dan teknisi yang diperkenankan masuk ke lokasi ujiannya,” terangnya.
Di sisi lain, Edy Yusuf juga mengatakan, pelaksanaan ujian nasional ada sekolah lain yang menumpang di SMKN 4 Bojonegoro, yakni SMK Islam Bojonegoro. Karena sekolah yang saprasnya belum memadai dalam menggelar UNBK,
“Siswa SMKN 4 yang ikut UNBK ada 409 siswa, sedangkan siswa SMK Islam ada 16 siswa,” terang Edy.
Terpisah, Kepala Cabng Dinas Pendidikan Provinsi Jatim wilayah Bojonegoro-Tuban Adi Prayitno dalam sidaknya di SMKN 2 Bojonegoro mengatakan, pelaksanaan ujian hari pertama hingga hari terakhir diharapkan berjalan lancar, aman dan tidak ada kendala. Seperti diketahui hari Pertama UNBK tingkat SMK di Bojonegoro diikuti sebanyak 5.862 siswa. Dari total tersebut ada lima siswa dihari pertama tidak mengikuti UNBK karena mengundurkan diri slah satunya dikarenakan bekerja diluar daerah Bojonegoro. [bas]

Tags: