Kampung Siaga Bencana Munjungan Trenggalek Diharapkan Lebih Sigap

Trenggalek, Bhirawa
Sebagai perwujudan nawa bhakti satya 99 hari kerja Gubernur Jawa Timur maka, pemerintah Jawa timur melalui Dinas Sosial menggelar simulasi dan apel kesiapsiagaan bencana. Dalam rangka pengembangan (kampung siaga bencana) KSB berdaya hasta samapta samubreng Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek, yang dilaksanakan di alun alun Trenggalek Jawa timur. Sabtu (4/5)
KSB merupakan salah satu program Dinas Sosial yang bertujuan untuk melindungi masyarakat terhadap kerentanan bencana.
Esensi nya mulai dari Pelibatan masyarakat setempat dalam penanggulangan bencana , yang dikombinasikan dengan nilai kearifan lokal daerah setempat. Ucap Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Heru Tjahjono dalam sambutannya di acara pengembangan KSB berdaya hasta samubreng.
Memang dalam mengurangi resiko bencana diharapkan masyarakat bisa lebih sigab menghadapi bencana berdasrkan kearifan lokal.
“Masyarakat lebih Bersinergi mengurangi resiko bencana. Dengan adanya pengembangan KSB di Kabupaten Trenggalek diharapkan masyarakat agar lebih sigap menghadapi bencana berdarkan kearifan lokal. Antara masyarakat dan tagana akan saling bahu membahu untuk mengurangi resiko bencana.”
“Maka dengan terciptanya hubungan yang sangat baik pemerintah dan masyarakat maka penanggulangan bencana akan lebih mudah dilaksanakan.”
Untuk itu pihaknya menghimbau kepada pemerintah daerah untuk memberikan perhatian yang lebih kepada masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar mendapat pengetahuan dan ketrampilan dalam penanggulangan bencana, sehingga mereka dapat melakukan tindakan tindakan darurat yang diperlukan bilamana terjadi bencana.
“Heru menjelaskan menurut data indek resiko bencana Indonesia (IRBI) kabupaten trenggalek merupaka daerah yang memiliki resiko bencana tinggi urutan ke 63 dari 496 kabupaten yang berkategori resiko bencana tinggi. Maka kabupaten Trenggalek harus memiliki kegiatan intens dalam penanggulangan bencana khususnya, fase kesiapsiagaan bencana.”
Lanjut Heru pembentukan KSB sudah tersebar di 34 lokasi di jawatimur, disamping pembentukan nya dengan dana pusat dari pemerintah daerah untuk membentuk hal serupa dengan menggunakan dana yang bersumber dari APBD provinsi Jawa timur.Diharapkan bagi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Trenggalek untuk bekerjasama bersinergi mengurangi resiko bencana. Ujarnya (wek)

Tags: