Kabupaten Magetan Siapkan E-Voting untuk Pilkades Serentak

Foto Ilustrasi

Magetan, Bhirawa
Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Magetan yang rencananya digelar akhir tahun 2019 akan menerapkan e-voting.
Bupati Magetan, Suprawoto, berharap pengunaan sistem E-voting dapat meminimalisir kesalahan dan kecurangan yang berakibat timbulnya gugatan.
“Sistem itu juga untuk efesiensi waktu serta sebagai sarana pengenalan teknologi pada masyarakat desa,” ungkap Suprawoto, Selasa (14/05)
Untuk mematangkan pelaksanaan E-Voting, tim kecil yang dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Drs Iswahyudi Yulianto MM, bersama sejumlah dinas terkait antara lain Dispenduk Capil, Bakesbangpol, Diskominfo, Bagian Administrasi Pemerintahan, Bagian Hukum serta Bagian Humas & Protokol, beraudensi dengan sejumlah pejabat BPPT RI di Jakarta.
Dalam audensi itu dibahas berbagai hal dan langkah yang harus dipersiapkan terkait dengan pelaksanaan E-Voting sendiri baik dari sisi legalitas, teknologi, penyelenggara, masyarakat dan pembiayaan.
Pilkades serentak itu akan diikuti 184 desa di Magetan. Sebelumnya, rencana pelaksanan pilkades dengan sistem E-Votting pernah akan dilaksanakan pada beberapa waktu lalu.
“Namun karena terbentur pada kebijakan dan waktu, rencana tersebut urung dilaksanakan. Dan tahun ini Bupati Magetan memilih opsi pemilihan yang berbasis pada teknologi terapan E -Voting,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Drs. Wahyudi Yulianto, kemarin.
Rencananya juga akan dilakukan “Study Tiru” di sejumlah kabupaten yang telah melaksanakan teknologi E- Voting dalam gelaran demokrasi tingkat desa, seperti Kabupaten Pemalang ( Jawa Tengah), Bogor (Jawa Barat), Sidoarjo (Jawa Timur), dan Bantaeng (Sulawesi Selatan).
Saat ini sedang dipersiapkan segala instrumen pendukung baik dari legal standing maupun perangkat software maupun hardwarenya. Agar dalam pelaksanaannya berjalan aman dan lancar dari aspek hukum maupun pelaksanaanya. (tok)

Tags: