Kabupaten Lamongan Bersatu Tegaskan Hastag#Tolak Kerusuhan

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung di alun – alun mengajak masyarakat menggelorakan hastag tolak kerusuhan.(Alimun Hakim/Bhirawa)

Lamongan,Bhirawa 
Ribuan masyarakat lamongan bersama Forum Pimpinan Daerah satu suara menggelorakan hastag #Tolak Kerusuhan di jantung Kota Alun-alun, Minggu (16/6) pagi.
Hastag ajakan untuk penolakan terhadap aksi kerusuhan itu diselipkan dalam kemasan jalan sehat bareng dan kemudian ditandai dengan aksi pelepasan balon udara bersama sebagai tanda semua sepakat dan sejiwa sebagai bangsa Negara Indonesia yang senantiasa mementingkan persatuan dan kesatuan.
Lamongan bersatu dalam hastag tolak kerusuhan paska pesta demokrasi pemilihan presiden (Pilpres) menjadi tekad sebagai daerah berpredikat kondusif nomer satu mewakili Provinsi Jatim.
“Jadi menjelang ultah Hari  Bhayangkara tersebut kita mengadakan acara. Kita hari ini selain senam dan olahraga juga kita selingi dengan hastag #tolak kerusuhan yang kita gelorakan bersama dengan masyarakat”Kata Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung.
Menurut Feby ,Adapun makna dari hastag tersebut adalah melihat dari situasi nasional yang berkembang saat ini pasca pemilu dimana sebelumnya terjadi kerusuhan di 21-22 Mei lalu di Jakarta. Kita meyakini ada pihak – pihak yang ingin membuat situasi secara nasional tidak kondusif. “Kami dari Polres Lamongan dan TNI dalam hal ini Kodim  0812 dan Forkopimda berupaya untuk mengajak masyarakat untuk waspada terhadap provokasi atas adanya potensi kerusuhan – kerusuhan ” Jelasnya.
Adanya kegiatan ini,Lanjut Feby, untuk lebih mengingatkan kembali kepada masyarakat agar cinta damai pasca pemilu. “Yang sudah selesai biarlah sudah selesai , mari kita kembali kepada jati diri kita masing – masing.Polarisasi yang awalnya sudah terbentuk semakin meruncing, sekarang pasca lebaran juga mari kita kembali bersatu untuk merajut kebersamaan”Terang Feby
Feby meminta,Mari kita kembali ke porsi masing – masing baik sebagai nelayan,petani , sebagai pegawai , sebagai agama dan seterusnya. Tanpa melihat lagi suatu perbedaan.Tetapi jika ada perbedaan justru kita jadikan sebagai rasa untuk semakin menguatkan Persatuan kita.
Sehingga kerusuhan – kerusuhan akibat provokasi ke masyarakat bisa dicegah sedini mungkin. “Intinya itu kita mencegah terjadinya kerusuhan dimasyarakat. Apapun bentuk kerusuhanya baik sara,atau pasca pemilu kemarin ataupun konflik horizontal”Terangnya.
Feby mengharapkan Lamongan yang sudah kondusif ini tetap terjaga.Lamongan luar biasa itu dibuktikan dengan penerimaan penghargaan dari Kemendagri dan Menkopolhukam untuk Kota Lamongan bahwa Kota Lamongan  sebagai nomer satu mewakili Provinsi Jatim dalam penanganan konflik sosial.
Disitu digambarkan bahwa konflik – konflik di Lamongan ini adalah Zero atau tidak ada konflik. Toh pun ada konflik dapat kita selesaikan secara damai tanpa berujung pada kerusuhan.
“Jadi kegiatan ini dilaksanakan serentak se – Jatim, Polda Jatim yang menginisiasi ini. Dimana dalam waktu beberapa minggu kedepan kita akan merayakan ultah Bhayangkara yang ke 73” Pungkasnya. [mb9]

Tags: