Juri WTN Paparkan Penilaian ke Bupati Gresik

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat menyampaikan lembar hasil penilaian WTN kepada Kepala Dinas Perhubungan Andhy Hendro Wijaya, Selasa (5/5). [kerin ikanto/bhirawa]

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat menyampaikan lembar hasil penilaian WTN kepada Kepala Dinas Perhubungan Andhy Hendro Wijaya, Selasa (5/5). [kerin ikanto/bhirawa]

Gresik, Bhirawa
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menerima tim penilai Wahana Tata Nugraha (WTN) tingkat nasional. Tim yang terdiri dari penilai tingkat Provinsi Jawa Timur dan penilai nasional itu dipimpin  Rusli Rahim. Mereka diterima Bupati dan Forum Muspida serta kepala SKPD di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik, Selasa (5/5).
Pada kesempatan itu tim penilai melakukan paparan hasil penilaian yang dilakukan dalam rangka perebutan penghargaan Wahana Tata Nugraha. “Kami sudah mengunjungi beberapa tempat dan mengambil gambar berbagai tempat sebagai data penilaian kami,” ujar Rusli Rahim di hadapan Bupati Sambari didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kab Gresik Andhy Hendro Wijaya.
Dari paparan yang dilakukan tim penilai, secara keseluruhan Gresik mendapat nilai baik. Nilai baik itu didapat dari sarana angkutan umum, prasarana, lalu lintas maupun dalam pelayanan masyarakat. Namun, beberapa item perlu ada sedikit perbaikan. “Secara umum nilainya baik,” kata Imam Sunandar, salah seorang anggota tim juri.
Sejumlah  perbaikan yang harus dilakukan Pemkab Gresik sesuai tim juri WTN, yaitu angkutan umum khususnya angkot belum berbadan hukum. Trotoar di Jalan Jaksa Agung Suprapto terlalu tinggi, sehingga menyulitkan penyandang cacat. Selain itu, perlunya menambah jumlah halte. Juga masih ada rambu lalu lintas terhalang.
Terkait trotoar tinggi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Pemkab Gresik dalam waktu dekat akan membongkar trotoar itu. “Kami sudah merencanakan pembangunan trotoar yang standarnya seperti  ada di Jalan Pahlawan. Jadi nantinya tidak ada lagi yang tinggi serta paving. Trotoar dibangun dengan kontruksi dari keramik dan mudah dilalui kursi roda bagi penyandang cacat,” ungkap Bupati Sambari.
Selain pembangunan trotoar, Sambari juga menyampaikan pada 2015 ini pihaknya akan menambah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 5.000 titik di seluruh wilayah Gresik.
Setelah pemaparan, lembar penilaian disampaikan kepada Bupati Sambari oleh  ketua tim penilai, Rusli Rahim. Saat itu juga Bupati memanggil Kepala Dinas Perhubungan Andhy Hendro Wijaya untuk menerima hasil itu. “Ini tugas Anda yang harus segera dilaksanakan” kata Bupati  diangguki  Andhy Hendro Wijaya. [eri]

Tags: