Jelang UNBK, Ansor Doa Bersama Ribuan Pelajar

Ribuan pelajar Kabupaten Probolinggo ikuti doa bersama jelang UNBK.(Wap)

Probolinggo, Bhirawa
Jelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2019, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Kraksaan menggelar doa bersama 10.000 pelajar di Masjid Agung Ar-Raudlah Kota Kraksaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, Ketua Takmir Masjid Agung Ar-Raudlah KH Sya’dullah Asy’ari, Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo Yasin, Ketua GP Ansor Kota Kraksaan Taufiq, Ketua GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis, Ketua PGRI Kabupaten Probolinggo Purnomo, perwakilan Polres Probolinggo, Forkopimka Kraksaan serta para guru pendamping. Serta penceramah KH Ali Mustofa dari Malang.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis mewakili panitia, Kamis (21/3) mengatakan bahwa hadirnya para siswa dan siswi SMA ini adalah bentuk perwujudan penyerahan diri kepasa Allah SWT. Dengan harapan seluruh keinginan dikabulkan oleh Allah dan cita-citanya bermanfaat bagi bangsa dan negara.
Mustasyar PCNU kabupaten Probolinggo dan Kota Kraksaan H.Hasan Aminuddin, M.Si mengungkapkan percuma nanti setelah lulus sekolah memiliki kepintaran yang tinggi tanpa diimbangi dengan akhlak yang baik. Oleh karena itu, yang harus dijaga oleh para generasi muda masa depan bangsa Indonesia ini adalah akhlaknya.
“Selama ini Pemerintah Kabupaten Probolinggo terus berikhtiar bagaimana calon pemimpin ini cerdas hatinya dan cerdas otaknya sehingga outputnya nyambung antara hati dan otaknya,” katanya.
Menurut Hasan, doa bersama ini merupaka salah satu ikhtiar usaha batiniyah. Hal ini dilakukan untuk mengimbangi ikhtiar lahiriyah berupa belajar.
“Kalau belajar dan berdoa sudah selesai, maka selanjutnya tawakkallah kepada Allah SWT agar mendapatkan hasil sesuai dengan yang diharapkan,” tandasnya. Hasan menegaskan sesuai dengan pesan yang ada dalam Al-Qur’an bahwa hanya iman dan ilmu yang akan mengangkat derajat seseorang. Tidak ada tafsir dalam Al-Qur’an yang menyebutkan nasab akan merubah nasib. Sehingga nasab seseorang tidak akan menjamin mampu merubah nasib.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama oleh KH ali Mustofa yang diakhiri dengan doa bersama. Dalam doa bersama inilah, puluhan ribu pelajar ini tidak terasa sampai meneteskan air mata atas segala khilaf yang selama ini telah dilakukan. Seraya memohon kepada Allah SWT agar diberikan kelancaran dalam mengikuti UNBK tahun 2019. [wap]

Tags: