Jaringan Internet Jadi Roh di Mal Pelayanan Publik Sidoarjo

Menpan RB, M. Syafrudin, ketika melihat sejumlah layanan publik di stand yang ada di MPP Sidoarjo. [alikus/bhirawa]

(Diskominfo Distribusikan 1.2 Giga Bandwidth)

Sidoarjo, Bhirawa
Sebanyak 1.2 Giga bandwidth internet didistribusikan oleh Dinas Kominfo Kab Sidoarjo untuk kelancaran jaringan internet pada Mal Pelayanan Publik (MPP) Kab Sidoarjo di jl Veteran Lingkar Timur Sidoarjo.
Menurut Kepala Bidang Teknologi Informasi Dan Komunikasi Diskominfo Kab Sidoarjo, Eri Sudewo, AP MM, pendistribusian bandwidth internet sebanyak itu karena pelayanan publik di MPP Sidoarjo semuanya sudah berbasis teknologi informasi.
“Kalau jaringan internet di sana sampai terganggu, maka juga akan bisa mengganggu pelayanan publik disana,” kata Eri, Selasa (5/3) kemarin.
Eri mengatakan dari 24 stand layanan publik di MPP Sidoarjo, yang memberikan 168 jenis layanan itu, hampir 100% menggunakan teknologi informasi yang sangat tergantung dengan kelancaran jaringan internet.
Eri menyebut seperti layanan di stand Dispendukcapil Sidoarjo, Dinas Penanaman Modal, Badan Pelayanan Pajak Daerah Sidoarjo, pengaduan masyarakat oleh Diskominfo Sidoarjo, Kantor Imigrasi dan masih banyak lagi dari stand layanan publik disana.
Karena sangat pentingnya kelancaran jaringan internet ke MPP Sidoarjo, ia berharap tidak sering-sering sampai mengalami gangguan. Bahkan jangan sampai disabotase oleh pihak-pihak tertentu untuk mengganggu kelancaran jaringan internetnya.
Tetapi Eri bersyukur, jaringan internet ke MPP yang peresmiannya sejak MPP ini mulai diresmikan oleh Menpan RB, M.Syafrudin, pada 29 Januari 2019, hingga saat ini belum pernah mengalami komplain.
Eri menyebut sejumlah kejadian putusnya fiber optik (FO) jaringan internet ke MPP telah terjadi, beberapa waktu lalu. Yakni di titik dekat lokasi MPP dan di jl Yos Sudarso Sidoarjo.
Tapi meski demikian, tim bisa segera memperbaikinya. Karena menurut Eri, meski sempat ada kejadian itu layanan publik di MPP Sidoarjo tidak boleh terhenti, apapun alasannya.
Kepala Diskominfo Sidoarjo, Drs Siswoyo MM, menambahkan intinya keberadaan jaringan internet di MPP Sidoarjo itu ibaranya adalah roh. Sebab stand layanan publik di MPP Sidoarjo, semuanya memanfaatkan jaringan internet untuk menunjang kelancaran kinerjanya dalam memberikan layanan publik pada masyarakat.
“Sehingga kalau jaringan internetnya mati, kinerja pelayanan publik disana juga ikut terhenti,” kata Siswoyo.
Heru Susanto SSTP MSi, Kabid Pengembangan dan Pendataan Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kab Sidoarjo, mengakui pelayanan OPD nya di MPP Sidoarjo sangat tergantung dengan kelancaran jaringan internet disana.
Juga dikatakan oleh petugas pengolah data Diskominfo Kab Sidoarjo, Rizka, yang tiap hari memasukkan pengaduan masyarakat lewat P3M (Pusat pelayanan pengaduan masyarakat) dan ke aplikasi lapor.go.id. Menurut Rizka, tanpa ada jaringan internet yang kuat, entri data pengaduan dari masyarakat tidak bisa dilakukan.
Sebagaimana diketahui, dibangunnya fasilitas MPP Sidoarjo tersebut, karena Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah, ingin bisa dipakai sebagai tempat alternatif lain bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan publik di Kab Sidoarjo.
Agar masyarakat dapat layanan publik lebih mudah dan lebih nyaman. Karena bila di OPD asal, mungkin sudah penuh dengan warga lain yang juga sedang ngurus kebutuhan pelayanan publik.
Bahkan Menpan RB, M.Syafrudin serta Deputi Menpan RB Bidang Pelayanan Publik, Diah Natalisa, saat berkunjung dalam peresmian MPP Sidoarjo, juga berharap agar MPP Sidoarjo dikelola dengan baik.
Karena selain akan bisa bermanfaat bagi masyarakat juga bagi Pemerintah. Kalau pengelolaannya memang baik, menurut mereka dimungkinkan akan bisa jadi pilot projek tingkat Nasional. (kus)

Tags: