Janji Suci Dalila Trisa Pradika dan Yoga Edwin Jatmiko

Suci Dalila Trisa Pradika dan Yoga Edwin Jatmiko menunjukkan buku nikah didampingi orang tua usai melaksanakan akad nikah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. [trie diana]

Cinta pada Pandangan Pertama, Akan Ibadah Umroh Usai Prosesi Pernikahan
Kota Surabaya, Bhirawa
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah diciptakannya untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung merasa tentram disampingnya, serta dijadikannya kasih sayang diantara kamu. Sesungguhnya yang demikian itu merupakan tanda-tanda bagi orang yang mau berfikir,”.
Demikian kurang lebih arti dari Al Quran surat Ar Ruum ayat 21, yang tertulis di undangan pernikahan Dalila Trisa Pradika drg dan Yoga Edwin Jatmiko SSos. Dalila Trisa Pradika merupakan putri Komisaris Utama Harian Bhirawa Sugeng Praptoyo dan ibu Wahyu Dyah Nugraheni. Sedangkan Yoga Edwin Jatmiko putra dari Edi Mario dan ibu Winarti.
Akad nikah kedua mempelai telah dilakukan di ruang utama Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Kamis (15/8). Sementara resepsi pernikahannya rencananya akan diselenggarakan pada, Sabtu 17 Agustus 2019 di Royal Ballroom Hotel JW Marriott Surabaya, pukul 20.00 Wib.
Ditemui usai mengucapkan janji suci dihadapan penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Wonokromo, baik Dalila dan Yoga mengaku sangat lega dan berbahagia akhirnya kini mereka telah sah menjadi suami istri. Mereka tak menyangka jika pertemuan pertama kali di sebuah bioskop di Surabaya sekitar lima tahun lalu ternyata berlanjut hingga ke pelaminan.
“Awal ketemu Dalila saat nonton film The Hobbit di bioskop di Ciputra World. Usai nonton kami sempat makan bersama. Setelah pertemuan pertama itu, komunikasi kami berlanjut dan merasa cocok dan akhirnya kami jadian,” kata Yoga.
Selama lima tahun menjalin hubungan, Yoga mengaku sangat nyaman dengan Dalila dan tak pernah terjadi konflik yang berarti. Walaupun sempat terjadi konflik, masalah itu bisa diselesaikan dengan baik-baik hingga tidak sampai mengganggu jalinan kasih mereka.
Berlatar hubungan yang baik itu, setahun lalu Yoga mengaku mantap mempersunting Dalila yang waktu itu masih belum menyelesaikan kuliahnya. “Karena pertimbangan menyelesaikan pendidikan itu sangat penting, saya rela menunggu Dalila menuntaskan kuliahnya. Dan Alhamdulillah sekarang kami sudah sah menjadi suami istri,” ungkapnya.
Di mata Yoga, Dalila adalah perempuan yang sangat perhatian dan sering mengingatkan. Sudah tak terhitung berapa kali Dalila mengingatkan Yoga saat ada kekurangan atau lupa sesuatu. “Yang saya suka dari Dalila dia orangnya sangat perhatian,” ujarnya.
Usai melangsungkan pernikahan, Yoga mengaku tidak melakukan bulan madu jauh-jauh, tapi hanya ke Batu. “Untuk bulan madu mungkin hanya ke Batu. Sebab jika bulan madu ke luar negeri, lebih baik uangnya untuk ibadah umroh. Kami berencana mau ibadah umroh setelah pernikahan,” katanya.
Sedangkan Dalila mengaku, suka dan cinta dengan Yoga pada pandangan pertama. Walaupun baru pertama kali bertemu, Dalila merasa seperti sudah kenal sejak lama. Sehingga saat bercengkrama pertama kali usai nonton bioskop, suasana begitu sangat cair dan menyenangkan.
“Mas Yoga orangnya sangat sabar. Itu yang saya suka dari dia. Sejak pertama bertemu, kami merasa sangat cocok dan akhirnya sekarang kami menikah,” tutur Dalila.
Setelah berkeluarga nanti, Dalila mengaku tak ingin menunda kehamilan lama-lama. Setelah melaksanakan ibadah umroh, Dalila ingin segera hamil dan menggendong buah hati. “Jika Allah meridloi, saya ingin punya anak tiga atau empat,” ujar Dalila disambut senyum oleh Yoga.
Sementara itu, sebagai orang tua, Sugeng Praptoyo berdoa agar putrinya yang menikah dengan Yoga dikaruniai keluarga yang sakinah mawaddah warohmah. Selain itu juga diberikan kelancaran rezeki yang halal, barokah dan melimpah.
“Saya berpesan kepada Dalila, agar taat pada suaminya. Jika mau kemana-mana harus izin suami. Untuk cucu, terserah berapa. Sebab Allah yang mengatur,” katanya. [Zainal Ibad]

Tags: