Jangan Nafikkan Pendidikan Dasar

Bupati Fadeli memberikan semangat pelajar SD dan SMP yang mengikuti USBN. [Suprayitno]

Lamongan, Bhirawa
Bupati Fadeli memompa semangat pelajar tingkat SD dan SMP yang mulai mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) untuk SDMI dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMP/MTs.
Saat melihat kesiapan USBN dan UNBK, Fadeli memberi semangat kepada pelajar agar melaksanakan ujian dengan penuh keyakinan.
“Yang optimis ya, jangan menyerah sebelum berusaha. Kemudian dibarengi dengan doa Insya Allah pasti bisa dan hasilnya baik,” katanya memberi pesan.
Dia juga mengingatkan, prestasi pelajar menengah atas Lamongan yang tahun ini ada 500an siswa masuk perguruan Tinggi Negeri tidak lepas dari baiknya sistem pendidikan dibawahnya. Mulai dari TK, SD hingga SMP.
“Prestasi ini tidak bisa muncul begitu saja, tapi inputnya sudah dimulai dari TK, SD, dan SMP. Kalau inputnya bagus, outputnya juga Insya Allah bagus. Karena itu jangan sepelekan pendidikan dasar, sehingga yang mendapat atensi hanya sekolah menengah atas saja,” ujarnya.
Fadeli melihat kesiapan USBN dan UNBK bersama Sekkab Yuhronur Efendi dan Kepala Dinas Pendidikan Adi Suwito di SMPN 1 dan 2 Lamongan. Juga di SDN Jetis 3 dan 4 Lamongan.
Tahun ini sarana prasarana UNBK sudah semakin lengkap. Sehingga jika tahun lalu ujian dilaksanakan dalam 3 sesi, tahun ini paling banyak 2 sesi dalam sehari.
UNBK tingkat SMP berlangsung 22-25 April, dan UNBK susulan 29-30 April. Diikuti 332 lembaga SMP/MTs negeri dan swasta. Rinciannya, SMP negeri 48 lembaga, swasta 108. Sedangkan MTs negeri 2 lembaga, dan swasta 104.
Selanjutnya UNBK diikuti 18.786 pelajar SMP/MTs negeri dan swasta. Terdiri dari 8.542 pelajar SMP negeri dan 3.327 swasta. Kemudian untuk 764 pelajar dari MTs negeri dan 6.153 swasta.
Sementara USBN tingkat SD dilaksanakan 22-24 April. Diikuti 1.163 lembaga negeri dan swasta. Terdiri dari 62 lembaga SD negeri dan 29 swasta. Kemudian 3 MI negeri dan 558 swasta.
Total peserta USBN ini sebanyak 18.085 pelajar SD/MI negeri dan swasta. Terdiri dari 8.819 pelajar dari SD negeri dan 624 swasta. Kemudian 133 pelajar MI negeri dan 8.509 swasta. [yit]

Rate this article!
Tags: