Jaga Kualitas, Wakil Bupati Bondowoso Imbau Petani Petik Merah

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat saat melakukan petik kopi (Samsul Tahar/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Demi menjaga kualitas kopi Bondowoso, khususnya Arabica Java Ijen-Raung. Wakil Bupati H Irwan Bachtiar Rahmat SE MSi meminta petani melakukan petik kopi merah. Hal itu disampaikannya, saat acara Petik Kopi di Petak 23 Desa Sukorejo Kecamatan Sumberwringin Bondowoso, Rabu (3/7) kemarin.
Dia berharap para petani harus meningkatkan profesionalisme dalam bercocok tanam kopi. “Metiknya yang juga harus merah, jadi yang dijual harus betul-betul sesuai dengan standar mutu internasional,” tegasnya.
Jadi, kata dia, jangan hanya sistem memenuhi kuota saja. Sehingga yang biru dipetik, karena itu akan mengganggu cita rasa Kopi Bondowoso. “Sistem pemetikan kopi yang premium, yang merah, maka kita akan memenuhi standar mutu,” jelasnya di depan puluhan petani kopi.
Dia juga berharap, ke depan terus menonjolkan kopi Bondowoso, yakni kopi Java Ijen-Raung juga dan Hyang Argopuro. Tak hanya itu, mutu kopi juga harus dijaga. Jadi tidak boleh hanya mengejar omzet tapi tidak betpikir mutu kopi. Karena kalau begitu akan kehilangan pasar.
Selama ini, jelas dia, yang dipamerkan dari PTP XII yang sistem pemetikannya sesuai dengan SOP. “Kelompok tani juga harus memberikan pengertian ke petani-petani,” imbau wakil bupati kepada kelompok tani yang hadir.
Apalagi dalam festival kopi dunia, kata Wabup, cita rasa Kopi Arabica Ijen-Raung berada di nomor tiga setelah Brazil. Maka itu, harus dipertahankan. Selain kopi Arabica Java Ijen-Raung, Wabup Irwan Bachtiar Rahmat juga menegaskan akan mengembangkan kopi Bondowoso di kawasan Hyang Argopuro. [har]

Tags: