Islamic Science Park Jadi Incaran Tiga Daerah

Dari kiri, Bupati Bangkalan R Abdul Latif, Bupati Sampang Selamet Junaidi dan Bupati Pamekasan Badrut Tamam mendukung penuh didirikannya IISC di wilayah Madura oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Bupati Pamekasan Sarankan Perubahan Lokasi
Pemprov, Bhirawa
Antusiasme sejumlah daerah di Madura menyambut ide Gubernur Khofifah Indar Parawansa membangun Indonesia Islamic Science Park (IISC) semakin tinggi. Rencana strategis itu menjadi incaran Kabupaten Bangkalan, Sampang dan Pamekasan untuk dikembangkan di salah satu daerah tersebut.
Bupati Pamekasan Badrut Tamam menuturkan, masyarakat di daerahnya akan menyambut gembira rencana pembangunan IISC tersebut. Karena itu, pihaknya berharap IISC dapat dibangun di wilayah Madura tengah atau antara Pamekasan dan Sampang. Mantan legislator DPRD Jatim itu optimis jika letaknya berada di tengah akan dapat memicu pemerataan ekonomi di seluruh Madura. “Kalau dipinggir, pasti yang di tempat lain sulit tumbuh,” ungkap Badrut ditemui saat di Surabaya, Selasa (9/4).
Soal lahan, politisi PKB itu menuturkan ada lahan bagus di perbatasan Pamekasan dengan sampan yang dapat dipakai. Luasannya sekitar 300 hektar sesuai dengan kebutuhan pembangunan IISC. Namun, hal itu tetap menunggu keputusan Gubernur Jatim. “Kemarin ibu Gubernur sudah presentasi. Kami diundang untuk mendengarkan langsung, luar biasa dan rencana spektakular. Permohonan saya pribadi agar lokasi ditengah. Dengan itu akan lebih bagus pemeretaan ekonominya,” ungkap dia.
Badrut berharap harapan dibangunnya IISC di perbatasan Pamekasan dan Sampang mendapat renspon positif. “Sudah kami sampaikan, katanya mau dipertimbangkan kembali,” imbuh dia.
Sementara itu, Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menyambut senang atas rencana Pemprov Jatim tersebut. Namun, yang perlu dipikirkan kembali nanti sosialisasi dengan tokoh sekitar dan manfaatnya bisa dirasakan warga.
Pihaknya mengaku telah diajak bicara terkait pembangunan IISC yang rencananya dibangun di Bangkalan. Ia berharap pembangunan ini segera bisa dilaksanakan. Dengan begitu ketika menginjakkan kaki di Madura, masyarakat atau wisatawan langsung menjumpai bangunan itu. “Kami siap kalau lahan, tapi kami masih terus bersinergi dengan provinsi. Belum sampai pembicaraan lebih lanjut,” bebernya.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Sampang Selamet Junaidi juga mendukung apapun langkah Pemprov Jatim dalam membangun IISC di Madura. Yang terpenting menurutnya, perekonomian Madura dapat merata. “Apapun itu kami mendukungnya,” kata Junaedi singkat.
Untuk diketahu, rencana pendirian IISC mengusung konsep 20 persen edukasi, 30 persen art, dan 50 persen entertaiment. Selain menjadi pusat studi Islam, IISC juga diharapkan mampu menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Syariah yang mampu mendongkrak aktifitas ekonomi masyarakat Madura. Khususnya berkembangnya UMKM di wilayah Madura dengan menghadirkan halal food, halal snack. [tam]

Tags: