Inovasi PT Petrokimia Gresik Bisa Hemat Rp131,7 Miliar

Gresik, Bhirawa
PT Petrokimia Gresik (PG), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), kembali menggelar Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) dan Petrokimia Gresik Innovation Expo (PGIE) XXXIII, dengan tema KIPG dan PGIE tahun ini Build Innovation Culture to Achieve Business Transformation.
Hadir sebagai pembicara Dayu Dara Permata (29 tahun), generasi milenial yang menjabat Senior Vice President GO-JEK dan co-founder GO-LIFE sejak 2015. Dayu Dara berbicara tentang bagaimana inovasi mampu membawa GO-JEK menjadi startup company Indonesia pertama
yang meraih predikat Unicorn (valuasi lebih dari US$ 1 miliar) pada 2017 dan baru saja naik predikat menjadi Decacorn (valuasi lebih dari US$ 10 miliar) pada 2019.
Direktur Utama PT PG, Rahmad Pribadi menyatakan, tujuan penyelenggaraan KIPG sebagai sarana untuk menyampaikan kisah inovasi sukses (sharing knowledge), serta ajang penghargaan kepada gugus inovasi yang berprestasi pada kurun waktu 2018-2019.
”Kegiatan ini utamanya untuk mendorong Insan Petrokimia Gresik, terutama generasi milenial, agar berfikir kreatif dan inovatif. Karena perusahaan membutuhkan berbagai terobosan dalam
program transformasi bisnis untuk mewujudkan diri sebagai perusahaan dengan solusi untuk agroindustri,” ujar Rahmad.
Kegiatan ini, lanjut Rahmad, juga bertujuan untuk memantapkan tradisi inovasi di perusahaan. Melalui kegiatan seperti ini, perusahaan telah banyak melakukan perbaikan dan peningkatan, baik dari segi kualitas produk, proses bisnis, optimalisasi teknologi, pelayanan, organisasi, dan sebagainya.
”Dan yang terpenting adalah bagaimana inovasi dapat memberikan nilai tambah, yaitu melalui efektifitas dan efisiensi biaya produksi maupun operasional perusahaan,” ujar Rahmad.
Adapun nilai tambah yang dimaksud adalah adanya nilai realisasi penghematan yang berdasarkan verifikasi internal perusahaan tercatat mencapai Rp131,7 miliar (direct value
creation riil, yaitu penghematan yang berkontribusi terhadap laba). Nilai efisiensi ini merupakan hasil kegiatan dari 1.175 gugus inovasi di Petrokimia Gresik selama 2018-2019.
”Hal ini adalah bentuk nyata efisiensi yang kami lakukan untuk meningkatkan daya saing. Sedangkan nilai penghematan yang muncul dapat kami gunakan untuk mengembangkan dan
memperkuat struktur bisnis perusahaan,” tambah Rahmad.
Selain PT PG, terdapat sembilan perusahaan PG Group yang mengirimkan 17 gugus inovasi terbaiknya pada ajang ini. Mereka adalah PT Petrosida Gresik, PT Aneka Jasa Grhadika (AJG), PT Petro Graha Medika, PT Gresik Cipta Sejahtera (GCS), PT Petrokimia Kayaku, PT Petrokopindo Cipta Selaras (PCS), PT Graha Sarana Gresik (GSG), PT Kawasan Industri Gresik (KIG), dan Koperasi Keluarga Karyawan Petrokimia Gresik (K3PG). [kim]

Tags: