Informasi Kedatangan KPK, Dindik Kabupaten Malang Tutup Layanan

Kantor Dindik Kab Malang, di Jalan Panarukan, Kec Kepanjen, kabupaten setempat, tutup pelayanan karena ada informasi didatangi KPK  

Kab Malang, Bhirawa
Informasi kedatangan Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Kabupaten Malang, hal ini telah membuat sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemerintah (Pemkab) Malang telah kebingungan. Padahal, informasi kedatangan Anggota KPK tersebut belum pasti kebenarannya.
Sedangkan informasi yang berkembang, bahwa Tim Penyidik KPK akan mendatangi Kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang. Sehingga pelayanan di kantor tersebut untuk sementara ditutup, dan akan dibuka kembali pada hari Jumat (hari ini). Dan bahkan, ada sejumlah guru yang akan mengurus administrasi di Kantor Dindik tersebut harus terpaksa kembali, karena pelayanan di kantor Dindik tutup sementara.
Kepala Dindik Kabupaten Malang MM Hidayat, Kamis (14/3), kepada wartawan mengatakan, memang ada informasi jika Tim Penyidik KPK akan datang ke Kantor Dindik Kabupaten Malang, namun untuk kebenarannya masih belum jelas. “Dan berdasarkan informasi yang saya terima, KPK akan datang ke kantor ini, dan saat ini masih di Polres Malang, sehingga  semua kegiatan kami hentikan sementara,” kata dia.
Dia mengaku, jika Tim Penyidik KPK datang ke Kantor Dindik, kemungkinan ada hubungan dengan surat pemanggilan dari KPK untuk pak Suwandi, mantan Kepala Dindik Kabupaten Malang. Sedangkan surat pemanggilan tersebut di alamatkan di Kantor Dindik ini, yakni Jalan Panarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Dan surat pemanggilan KPK itu salah alamat, karena Pak Suwandi kini sudah pensiun. Dan di Kantor Dindik ini memang ada nama Suwandi yang sekarang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Teknis. Namun, yang dimaksud KPK tersebut Suwandi mantan Kepala Dindik.
Dengan informasi adanya kedatangan Tim Penyidik KPK di Kantor Dindik, tegas Hidayat, maka pihaknya untuk sementara menutup pelayanan. Hal itu kami lakukan, karena kasihan pada para guru atau pegawai yang ada dilingkungan Dindik Kabupaten Malang. “Sebab, jika para guru sedang mengurus surat, tiba-tiba KPK datang, secara otomatis orang yang di dalam kantor tidak diperbolehkan keluar. Sehingga juga kasihan siswanya tidak bisa mendapatkan pelajaran.” paparnya. [cyn]

Tags: