HOTS Adalah Kebutuhan

Muhammad Hari Purnomo Hadi, SPd

Muhammad Hari Purnomo Hadi, SPd
Guru SMK Negeri 1 Sidoarjo Muhammad Hari Purnomo, S.Pd bertekad untuk memperbaiki kualitas pembelajaran di kelas dengan menerapkan strategi pembelajaran HOTS. Diera 4.0 HOTS adalah kebutuhan. Tekad ini menguat setelah mengikuti Diklat Pembelajaran HOTS (Higher Order Thinking Skills) di Monash University Australia Maret 2019, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Baginya, HOTS penting untuk dikembangkan oleh Guru Indonesia, karena saat ini HOTS bukan hanya sekedar tuntutan melainkan sebuah kebutuhan. Indonesia harus mengembangkan untuk memenangkan persaingan global, dan mengantisipasi derasnya arus revolusi industri 4.0.
“Jadi, pola pembelajarannya harus diarahkan, agar siswa tetap teguh menjaga karakter luhur bangsa sekaligus memiliki ketrampilan berpikir kritis, kreatif, komunikatif dan kolaboratif,” jelas pria Jombang, 16 Juli 1986 ini.
Menurut Ketua MGMP PPKn SMK Kabupaten Sidoarjo ini, sistem pembelajarannya sangat memberikan ruang bagi siswa mengasah ketrampilan menganalisis, mengevaluasi dan mengkreasi dengan menempatkannya sebagai pusat belajaran atas jawaban pendekatan pembelajaran yang dibutuhkan oleh generasi milenial, yang lahir antara tahun 1995-2012, yang besar di tengah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.
“Maka, HOTS yang didukung dengan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif akan menyajikan pendekatan pembelajaran yang menarik dan efektif bagi mereka, agar bisa menghasilkan siswa yang terampil dalam memecahkan masalah,” jelas Hari Purnomo Hadi yang juga sebagai Penyuluh Anti Korupsi.
Lanjutnya, apalagi pembelajaran HOTS sejalan dengan perubahan pola pikir dalam penyempurnaan kurikulum 2013. Dalam hal ini pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masa depan akan terwujud, apabila terjadi perubahan pola pikir tentang proses pembelajaran.
“Pola pikir yang harus diubah adalah proses pembelajaran yang awalnya berpusat pada guru, diubah menjadi pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Perubahan berikutnya adalah pembelajaran yang awalnya bersifat satu arah diubah menjadi pembelajaran interaktif, pembelajaran yang awalnya bersifat isolasi diubah menjadi lingkungan jejaring, dan pembelajaran yang awalnya dari alat tunggal menuju alat multimedia,” tegasnya.
Contoh, penerapan strategi ‘Generalize to Different Context’ pada meteri sistem hukum kelas XI SMK. Strategi ini merupakan 1 dari 12 strategi yang dikembangkan oleh Profesor Gillian Kidman dan tim dari Education Faculty, Monash University, Melbourne, Australia. Tahapannya, siswa secara kolaboratif membuat sosiodrama sederhana tentang masalah kesadaran hukum dalam satu kontek/pola tertentu yang berkembang di masyakarakat kemudian dipraktikkan secara bergantian.
Siswa secara kolaboratif juga melakukan generalisasi, berkreasi membuat konteks yang baru dan berbeda dengan berfikir anti tesis, juga menuangkan dan mengkomunikasikan hasilnya, dan guru melakukan klarifikasi dan penguatan.
“Pada intinya memerlukan rencana yang matang, media yang variatif dan suasana atau lingkungan yang mendukung. Guru dan sekolah harus bisa bersinergi untuk mewujudkannya,” pungkas penulis buku ‘Membabat Benalu Money Politics.’ [ach]

Rate this article!
HOTS Adalah Kebutuhan,5 / 5 ( 1votes )
Tags: