Hore… SPP SMA/SMK Negeri di Jatim Tahun Depan Gratis

Pemprov Jatim, Bhirawa
Kabar gembira datang dari Pemprov Jatim untuk siswa SMA/SMK negeri. Ini setelah disepakatinya SPP gratis mulai tahun ajaran baru 2019 mendatang oleh Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim bersama Komisi E DPRD Jatim. Program ini merupakan salah satu janji politik yang dicanangkan Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansah berupa pendidikan gratis.
Diungkapkan Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim Suli Daim, kesepakatan memberikan pembiayaan SPP untuk siswa SMA/SMK tersebut diputuskan dalam rapat bersama antara Komisi E dan Dindik Jatim, Jumat (26/10). Dalam rapat tersebut, disepakati alokasi anggaran sebesar Rp. 904,1 miliar dalam APBD 2019 untuk membiayai 1.280.545 siswa negeri dan swasta se Jatim.
“Dengan dialokasikannya anggaran untuk SPP gratis, kami (DPRD dan Dindik Jatim) sepakat pada tahun ajaran 2019 yang akan datang SMA/SMK negeri sudaj tidak boleh lagi menarik SPP,” tutur Suli Daim usai memimpin rapat bersama Dindik Jatim kemarin. Sementara untuk SMA/SMK swasta, lanjut dia, masih diperbolehkan menarik sumbangan untuk operasional proses belajar mengajar di sekolah. “Tetap ada perhitungannya untuk sekolah swasta. Berapa yang disubsidi pemerintah, berapa yang harus dibayar oleh siswa,” ungkap politisi asal PAN ini.
Alokasi anggaran sebesar Rp 904,1 miliar tersebut hanya cukup untuk menanggung SPP gratis SMA/SMK negeri selama enam bulan. Artinya, selama satu semester tahun ajaran 2019 – 2020 ini SPP SMA/SMK negeri dipastikan gratis.Di samping SPP gratis, Pemprov Jatim juga
akan memberikan dua stel seragam bagi seluruh siswa negeri dan swasta se Jatim. Totalnya, sebanyak 445.000 siswa kelas X akan menerima seragam putih abu-abu dan pramuka atau kepanduan. Seragam tersebut rencananya akan direalisasikan pada Juli 2019 atau awal tahun ajaran baru.
“Dengan ini kita telah berupaya untuk membantu terealisasinya program yang sudah dicanangkan oleh Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansah. Kita berharap tidak ada lagi pungutan di sekolah negeri kecuali ada kesepakatan antara sekolah dengan komite dalam bentuk sumbangan yang tidak mengikat,” pungkas Suli Daim. [tam]

Tags: