Hari Pertama, 395 Pegawai Pemprov Langsung Dinas Luar

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Wagub Emil Elestianto Dardak dan Sekdaprov Heru Tjahjono berhalal bihalal dengan para pimpinan OPD serta keluarga besar ASN Pemprov Jatim yang kantor OPD-nya berada di wilayah Jl. Gayungsari, Surabaya.

Gubernur Khofifah Puji Kedisiplinan ASN
Pemprov, Bhirawa
Pemprov Jatim melakukan monitoring terhadap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pada hari pertama masuk kerja pasca libur hari raya Idul Fitri, Senin (10/6). Kendati baru memasuki hari pertama, tercatat sudah ada sedikitnya 395 pegawai melakukan dinas luar. Demikian juga dengan Plt Bupati Tulungagung dan Bupati Jombang memerintahkan membentuk tim inspeksi mendadak (sidak).
Selain dinas luar, pegawai yang tidak hadir juga diketahui karena cuti sebanyak 201 orang, izin sah 55 orang serta tugas belajar 67 orang. Total sebanyak 718 pegawai tidak hadir di hari pertama masuk kerja tersebut.
“Yang melaporkan adalah Pak Sekda dan kehadirannya Insya Allah 100 persen kecuali yang sedang cuti. Jadi alhamdulillah ini awal yang baik,” ujar Gubernur Khofifah Indar Parawansa usai menggelar Halal Bihalal di lingkungan Sekertariat Daerah (Setda) Jatim Jalan Pahlawan 110, Surabaya.
Menurut Gubernur Khofifah, kehadiran ASN Pemprov Jatim merupakan kedisiplinan dan kinerja yang baik. Harapannya, semua termotivasi untuk bisa meningkatkan seluruh dedikasi yang bisa dibhaktikan untuk memuliakan masyarakat Jatim dengan Nawa Bhakti Satya. “Bahwa kedisiplinan ASN di Pemprov luar biasa. Disiplin hari kerjanya, disiplin cara kerjanya, dan disiplin mengukur hasil kerjanya,” ungkap dia.
Halal bihalal yang digelar kali ini juga ia inginkan untuk membangun sinergitas dengan saling menyalurkan energi positif dari seluruh pihak. “Kami bersalam, itu artinya ada energi yang mengalir. Kami saling bertatap muka, saling memberi senyum. Itu energi yang luar biasa,” katanya.
Sementara itu, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono melaporkan, dari hasil rekap BKD Jatim, jumlah PNS Pemprov Jatim sebanyak 51.396 orang yang terdiri dari fungsional guru sebanyak 28.456 orang, serta tenaga administrasi dan fungsional medis sebanyak 22.900 orang.
Dari jumlah tersebut, memang terdapat beberapa ASN yang tidak hadir. Meski demikian, mereka semuanya memberikan keterangan. “Jadi total yang tidak hadir sebanyak 0,95 persen. Tidak ada yang tanpa keterangan,” jelasnya.
Heru juga mengaku, bahwa di hari pertama ini memang sudah banyak pegawai yang melakukan dinas luar karena ada pekerjaan. Misalnya hearing dengan DPR atau rapat di Jakarta. Sementara untuk cuti, hal tersebut memang sudah menjadi hak pegawai. “Nanti akan kita laporkan ke Kementerian (PAN-RB). Yang penting tidak ada yang bolos. Karena uangnya sudah habis jadi cepet-cepet masuk,” tutupnya.

Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab saat memimpin apel hari pertama kerja usai libur lebaran, Senin pagi (10/06). Foto : Arif Yulianto/ Bhirawa Jombang.

Bupati Sidak di OPD
Plt Bupati Tulungagung Maryoto Birowo tidak main-main dengan ASN membolos pada hari pertama pasca libur panjang lebaran. Tidak hanya memastikan akan memberikan sanksi dan pemotongan tunjangan penambahan penghasilan (TPP) tetapi juga memerintahkan tim untuk melakukan Sidak di seluruh kantor OPD lingkup Pemkab Tulungagung.
“Ini ada enam tim yang sidak ke kantor-kantor OPD lingkup Pemkab Tulungagung,” ujar Maryoto Birowo seusai acara Halal Bihalal di halaman Kantor Bupati, Senin (10/6).
Menurut dia, ASN yang membolos pada hari pertama kerja pasca libur lebaran pantas diberikan sanksi tegas dan pemotongan TPP. Apalagi libur lebaran berlangsung cukup panjang, yakni selama 10 hari.
“Kami memang perintahkan BKD untuk tegas karena ASN sudah diberi kemudahan. Liburnya sudah panjang,” paparnya.
Sementara itu Bupati Jombang Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab yang memimpin langsung apel dan , memberikan pesan kepada para ASN agar mereka meningkatkan kinerjanya.
“Pertama masuk, saya harapkan kembali kinerjanya ditingkatkan, kemudian jangan sampai ada yang bolos lagi, karena liburnya sudah panjang. Jadi supaya ada kerjasama antar OPD (Organisasi Perangkat Daerah), selalu kita bersama-sama untuk meningkatkan kinerja dari Pemerintah Daerah Jombang,” kata Bupati saat diwawancarai sejumlah wartawan usai apel.
Bupati juga mengatakan, pihaknya akan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke sejumlah OPD untuk memastikan ASN di Jombang tidak bolos kerja. “Habis ini ada Sidak, tim kita bagi untuk sidak ke OPD-OPD sambil kita melihat nanti kalau ada yang absen,” tambahnya.
Masih menurut Bupati Mundjidah Wahab, jika dalam Sidak tersebut nantinya ditemukan ada ASN yang terbukti absen maka pihak pemerintah akan melakukan penindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Nanti kita lihat dulu, absennya itu karena apa, kalau memang dia (ASN) sakit atau memang berhalangan lainnya, dan akan kita lakukan sesuai dengan peraturan yang ada,” sambung Bupati.
Usai melakukan Sidak, imbuh Bupati, pihaknya akan mengirimkan laporan hasil Sidak tersebut ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
“Nanti kita akan kirim, kalau bahwa kita sudah lakukan sidak dan kita juga sudah lakukan apel,” jelasnya. [tam,wed,rif]

Tags: