Harga Sembako Melambung, Disperindag Kab.Mojokerto Siap Operasi Pasar

Kab Mojokerto, Bhirawa
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kab Mojokerto melakukan langkah antisipasi terhadap melonjaknya harga Sembako selama Bulan Ramahan dan Lebaran tahun ini. Kebijakan yang disiapkan dan bakal diambil jika terjadi lonjakan harga yakni menggelar Operasi Pasar yang dilakukan secara menyebar di semua wilayah kecamatan.
”Hingga saat ini harga bahan pokok di sejumlah pasar memang masih terpantau stabil tapi ada kecenderungan beberapa komoditi mulai merangkak naik. Tapi kami sudah menyiapkan Operasi Pasar untuk mengendalikan kenaikan harga itu,” ujar Bambang Purwanto, Kepala Disperindag Kab Mojokerto, Senin (13/5)
Menurut Bambang, sejauh ini terdapat beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan. Namun pihaknya sudah menyiapkan Operasi Pasar (OP). Baik itu produk, maupun petugas lapangan sudah dipersiapkan jika sewaktu-waktu Operasi pasar dilakukan. ”Daging, Telur belum ada kenaikan yang signifikan. Tapi OP sudah diperisiapkan,” tambah Bambang Purwanto.
Meski kondisi masih stabil, Bambang berharap agar tidak ada pihak yang memanfaatkan Bulan Ramadan untuk meningkatkan kebutuhan pokok yang tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Saat ini kondisinya masih relatif stabil, meski harga bawang putih mengalami kenaikan.
Bawang putih yang agak tinggi, tapi sudah dikoordinasikan untuk OP agar stabil dikisaran Rp35 ribu per kg. dipantau bersama agar tidak ada gejolak di pasar. Melihat kondisi, jika ada yang naik maka akan digelar OP.
Sementara itu dari pantauan harga di pasar, harga beras jenis IR 64 medium Rp9.150 per kilogram, daging sapi Rp100.100 per kilogram, daging ayam broiler (potong) Rp33 ribu per kilogram, telur Rp22.375 ribu per kilogram, cabe Rp31.250 per kilogram, bawang putih Rp46.500 per kilogram. [kar]

Tags: