Hadiri Rembug Desa, Wabup Mojokerto Dipameri Wisata Bukit Bunga

Wabup Pungkasiadi didampingi istri melihat hasil kerajinan warga Kec Pungging saat Rembug Desa, Rabu (26/6). [kariyadi/bhirawa]

Kab Mojokerto, Bhirawa
Kec Pungging sukses memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD) untuk difungsikan sebagai destinasi wisata. Camat Pungging, Mujib, membeber keberhasilan itu dihadapan Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, dalam Rembug Desa, Rabu (26/6) kemarin.
”TKD yang tidak aktif, kami alihkan menjadi tempat wisata. Tentu dengan harapan PBB tahun depan bisa meningkat menjadi 90,” kata Mujib.
Mujib juga menyatakan kesiapan Kec Pungging, sebagai venue atau lokasi acara yang mungkin diadakan Pemkab Mojokerto ke depannya.
”Tidak lupa juga kami kenalkan destinasi wisata baru Kec Pungging, yakni Bukit Bunga Mojorejo (BBM),” tambah Mujib.
Kec Pungging memang patut diperhitungkan sebagai salah satu lumbung destinasi wisata di Kab Mojokerto. Bantuan Keuangan Desa atau BK Desa 2019 juga telah disiapkan untuk mendukung hal itu. Ada enam desa di Kec Pungging yang digelontor BK Desa tahun ini. Yakni Desa Pungging, Jabontegal, Kalipuro, Watukenongo, Tempuran, dan Balongmasin. BK Desa yang diterima masing-masing senilai Rp300 juta.
”Pemkab telah melakukan kerjasama dengan PT Astra Internationl Tbk, dalam Program CSR bernama Desa Sejahtera Astra di Jakarta Selasa kemarin,” terang Wabup.
Program ini sendiri merupakan bentuk kerjasama antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa, PDTT) dengan PT Astra International Tbk, sebagai bentuk upaya mendukung penguatan kawasan perdesaan melalui Program Kampung Berseri Astra menuju Desa Sejahtera (KBA-DS).
Fokus program akan terkonsentrasi pada peningkatan ekonomi berbasis masyarakat, melalui Produk Unggulan Kawasan Pedesaan (PRUKADES). Adapun bentuk dukungan yang diharapkan dari pemerintah antara lain, bisa memberi izin penggunaan lahan untuk desa untuk menjalankan program, membentuk BUMDES/BUMDESAMA, membuka akses pasar dan memfasilitasi modal sesuai skema program.
Beberapa plan pendukung Program Desa Sejahtera juga telah disusun dengan baik. Antara lain rencana pengembangan wisata, start-up bisnis berbasis kawasan, pengembangan SDM menuju desa wisata, hingga pengembangan wisata berbasis budaya dan kearifan lokal.
Wabup Pungkasiadi juga berpesan agat masyarakat harus terus berinovasi, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan BUMDES.
Wabup ingin agar program-program Pemkab bisa dilaksanakan dengan baik, saling bersinergi hingga mampu memberi kesejahteraan yang dicita-citakan bersama.
”Pembangunan dimulai dari desa. Namun upaya peningakatan kesejahteraan masyarakat tidak bisa sepenuhnya dilaksanakan pemerintah saja. Seluruh lapisan masyarakat juga harus ikut berpartisipasi,” tambah wabup.
Hadir juga dalam Rembug Desa kali ini Sekdakab Mojokerto Herry Suwito, Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi, Kepala OPD, Forkopimca Pungging, Kepala Desa se Kecamatan Pungging, LPM, BPD, dan PKK Desa. [kar]

Tags: