Hadapi Libur Lebaran, RSUD Jombang Buat Sistem Piket Tenaga Medis

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang, Sabtu siang (25-05)

Jombang, Bhirawa
Sebagai rumah sakit rujukan regional Jawa Timur (Jatim) bagian tengah yang mengampu lima kabupaten/kota, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang membuat sistem piket bagi tenaga medis seperti dokter maupun tenaga medis lainnya pada saat libur (cuti) bersama Hari Raya Idul Fitri tahun 2019 ini.
Dengan demikian, libur lebaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) RSUD Jombang dipastikan tidak sama dengan ASN di instansi lain di Jombang.
Direktur RSUD Jombang, dr.Pudji Umbaran mengatakan, jika ASN lain libur Hari Raya Idul Fitri sesuai ketentuan yang di tentukan pemerintah, namun tidak demikian dengan ASN di RSUD Jombang.
“RSUD Jombang sebagai pemberi layanan tingkat lanjutan tidak bisa melaksanakan libur seperti yang diinstruksikan pemerintah,” ujar Pudji Umbaran saat diwawancarai sejumlah wartawan, Sabtu siang (25/05).
Dia menjelaskan, sesuai hasil rapat para pejabat struktural rumah sakit setempat pada Selasa (21/05), hari libur bagi ASN RSUD Jombang yakni pada hari Minggu (02/06), dan Rabu (05/06) serta Kamis (06/06) tepat pada Hari Raya Idul Fitri.
“Selebihnya, ada jadwal piket yang sudah kita buat sesuai dengan ruangan masing-masing. Tentang nama-nama, sudah kita buat dan sudah kita didistribusikan, baik itu di IGD (Instalasi Gawat Darurat) maupun BPJS,” terangnya.
Sesuai dengan ruang pelayanan yang dimiliki oleh RSUD Jombang, lanjut Pudji Umbaran, seperti di IGD akan ada tiga dokter yang piket pada pagi, tiga dokter yang piket pada sore hari, dan tiga dokter yang piket pada malam hari.
“Kemudian di ruang pelayanan, masing-masing ruang pelayanan yang kita miliki, ada satu orang dokter yang wajib melakukan pemeriksaan di ruangan, sesuai dengan spesialisasinya masing-masing,” terangnya lagi.
Jadwal piket bagi para dokter pada libur lebaran ini kata Pudji, telah dipahami oleh mereka karena telah menjadi sebuah rutinitas dan budaya pengaturan jadwal libur di instansi tersebut.
“Sehingga mereka tidak banyak bereaksi atas kebijakan yang sudah kita sampaikan,” tutupnya.(rif)

Tags: