Gubernur Lakukan Peletakan Batu Pertama RTLH di Tulungagung

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melakukan peletakan batu pertama pembangunan RTLH di rumah Sumini didampingi Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan Bupati Maryoto Birowo, Sabtu (9/11).

Tulungagung, Bhirawa
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan Tulungagung, Sabtu (9/11). Pembangunan RTLH ke-74 di Tulungagung ini merupakan kerjasama antara Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya.
“Untuk Tulungagung, ini pembangunan RTLH yang ke-74. Masih banyak titik-titik lainnya yang dibangun di seluruh Jatim. Seperti yang kemarin juga di Lamongan,” ujar Gubernur Khofifah.
Menurut dia, Pemprov Jatim tidak hanya bekerja sama dengan Kodam V/Brawijaya dalam membangun RTLH, tetapi juga dengan yang lainnya. Seperti dengan Danlamtamal di 10.000 titik.
Selain melakukan peletakan batu pertama RTLH milik Sumini itu, Gubernur Khofifah yang di Tulungagung didampingi Sekdaprov Heru Tjahjono tersebut juga melakukan pemberian bantuan sembako dan pengobatan mata gratis bagi lansia dan anak yatim di Kantor Kelurahan Kutoanyar.
Mantan Menteri Sosial RI ini memaparkan pengobatan mata gratis bagi warga yang menderita katarak merupakan upaya Pemprov Jatim untuk menurunkan angka kebutaan pada tahun 2023 yang kini angkanya masih 4,3 persen. Di atas rata-rata nasional yang hanya 3 persen.
“Target kami Jatim pada tahun 2023 sudah bebas dari kebutaan utamanya akibat katarak. Ini memang agak bombastis,” tuturnya.
Namun demikian, lanjut dia, berbagai upaya terus dilakukan Pemprov Jatim agar target bebas kebutaan pada tahun 2023 tercapai. Salah satunya dengan terus melakukan penyisiran warga yang menderita katarak untuk dilakukan pengobatan bekerjasama dengan komisi mata daerah (komatda).
Selain melakukan kegiatan peletakan batu pertama di titik 74 dan pemberian sembako di Kelurahan Kutoanyar, diselenggarakan pula acara gowes bareng yang pemberangkatannya dilakukan Heru Tjahjono. Acara gowes bareng ini mendapat apresiasi yang meriah dari masyarakat Tulungagung. Tak kurang dari 2.000 peserta ikut memeriahkan gowes bareng tersebut.
Sementara itu, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo, menyatakan rasa terima kasihnya pada Gubernur Khofifah yang telah berkunjung ke Tulungagung. Ia menyebut kedatangan gubernur ke Tulungagung untuk melihat secara langsung keadaan masyarakat di Tulungagung. “Saking sayangnya pada masyarakat Tulungagung, Ibu Gubernur saat tiba di Tulungagung dari Surabaya langsung mendatangi Pasar Ngunut yang terbakar pada dini hari tanpa istirahat,” paparnya. [wed]

Tags: