Grup Dangdut Negara Amerika Goyang Masyarakat Probolinggo

Grup dangdut asal Amerika konser di Probolinggo.

(Kolaborasi Gamelan Jawa Menjadi Program Tahunan)

Probolinggo, Bhirawa
Grup dangdut ‘Cowboy’ asal Amerika Serikat menggoyang warga Probolinggo di Gedung Islamic Centre Kraksaan, Senin 11/3 malam, Grup tersebut mendendangkan lagu dengan berkolaborasi dengan alunan musik gamelan Jawa. Sekaligus dalam rangka Pengukuhan pengurus Dekapro masa bhakti 2019-2022.
Grup dangdut itu digawangi profesor musik di University of Pittsburgh Andrew N Weintraub. Andrew ditemani oleh Stephen Schultz yang memainkan seruling, John Bagnato gitar, Samuel Boateng pada keyboard, dan Meghan Hynson. Mereka membawakan sejumlah lagu klasik, seperti ‘Terajana’, ‘Manis Madu’, ‘Santai’, hingga ‘Bujangan’. Grup tersebut mampu memberikan suguhan yang apik dan menghibur.
Andrew mengaku terkesan oleh kolaborasi kreatif antara musik dangdut dan gamelan. Ia merasa sangat senang konser di Probolinggo lantaran banyak penonton yang terhibur. Andrew menjelaskan, meski musik dangdut tergolong baru di Amerika, sudah banyak yang suka. “Sangat bagus sekali dan saya suka, konser kali ini. Penonton banyak yang mau berjoget, dengan penampilan kami,” kata Andrew, Senin 11/3 malam.
Konsulat Jenderal Amerika Esti Durahsanti mengatakan, jika konser musik yang dilakukan dangdut Cowboy, merupakan bagian program tahunan pihaknya mengenalkan kebudayaan Amerika. Tahun ini bertepatan dengan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Amerika dan Indonesia. Selain Probolinggo, Esti menyebut dangdut Cowboy akan mengadakan konser di sejumlah daerah lain, seperti Medan dan Jakarta.
“Bersyukur dangdut Cowboy bisa main di sini, berkat dukungan Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” terangnya.
Terpisah, Ketua HIPMI Kabupaten Probolinggo Intan Cahya Kurniasari berharap adanya konser dangdut Cowboy bisa berpengaruh terhadap dunia pendidikan setempat. Intan menginginkan adanya pertukaran pelajar antara pelajar asal Amerika dan pelajar asal Kabupaten Probolinggo. “Intinya sekarang kita kolaborasi budaya dahulu, lalu selanjutnya kita ranah pendidikan atau adanya pertukaran pelajar,” jelasnya.
Konser Dangdut Cowboys dari Amerika Serikat turut memeriahkan pengukuhan pengurus Dewan Kesenian Kabupaten Probolinggo (Dekapro) masa bhakti 2019-2022. Pengukuhan pengurus Dekapro masa bhakti 2019-2022 sendiri dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Timbul Prihanjoko. Dalam kepengurusan ini, H. Zulmi Noor Hasani dipercaya sebagai Ketua Dekapro untuk masa 3 tahun ke depan.
Wabup Probolinggo Timbul Prihanjoko menngatakan, selama ini banyak sekali aspirasi yang masuk dari para generasi muda yang ingin ada wadah khusus dalam menyalurkan bakat jiwa seninya. Mungkin ke depan harapan tersebut bisa terwujud dengan sudah dikukuhkannya pengurus Dekapro ini. Para pemuda butuh panggung dan butuh wadah ekspresi, katanya.
“Kalau pemuda disalurkan keinginannya, maka pemuda tersebut akan mengabdi di daerahnya sendiri. Harapannya selesai acara ini sudah ramai kegiatan seni di Kabupaten Probolinggo, khususnya Kota Kraksaan sehingga masyarakat bisa ramai dengan kegiatan seni para pemuda. tambahnya.(Wap)

Tags: