Giliran Penyelenggara Pemilu Bawaslu Tulungagung Meninggal Dunia

Seorang warga Kelurahan Bago menempel papan pengumuman di depan rumah duka almarhum Sony, Senin (29/4/2019).

Tulungagung, Bhirawa
Setelah satu orang anggota KPPS dan anggota Linmas di Kabupaten Tulungagung meninggal dunia saat bertugas sebagai penyelenggara Pemilu 2019, kini menyusul satu anggota Pengawas Pemilu Kelurahan Bago Kecamatan Tulungagung,Sony DS, juga meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit.
Anggota Bawaslu Kabupaten Tulungagung, Suyitno Arman SSos MSi, Senin (29/4), mengungkapkan almarhum Sony meninggal dunia pada Minggu (28/4) malam.
“Sebelumnya saat bertugas sebagai pengawas kelurahan pada saat pencoblosan beliau sudah sakit dan masih terus melakukan tugasnya,” ujarnya.
Menurut dia, almarhum Sony saat berada di rumah sakit terdiagnosa menderita penyakit tipes serta darah tinggi. Dan Bawaslu Kabupaten Tulungagung sudah melaporkannya pada Bawaslu Provinsi Jatim.
Hal senada juga diungkapkan Ketua Bawaslu Kabupaten Tulungagung, Fayakun SH MHum MM. Ia pun berharap almarhum Sony mendapat santunan seperti penyelenggaran Pemilu 2019 yang meninggal dunia saat melaksanakan tugas.
“Petugas pengawas pemilu desa atau kelurahan masa kerjanya sampai bulan Juli mendatang,” tuturnya.
Sementara itu, Plt Bupati Tulungagung, Drs Maryoto Birowo MM, ketika menyampaikan sambutan dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2019 tingkat Kabupaten di Lapangan Tennis Indoor Stadion Rejoagung Kota Tulungagung juga mengungkapkan tambahan anggota Linmas yang meninggal dunia saat bertugas di Pemilu 2019.
Ia bernama Sukarnen (70) anggota Limas TPS 001 Desa Sembon Kecamatan Karangrejo. “Jadi saat ini ada empat orang petugas yang meninggal dunia saat melaksanakan tiugas Pemilu 2019,” katanya.
Dari laporan yang diterimanya, menurut Plt Bupati Maryoto Birowo, petugas Linmas yang meninggal dunia tersebut berasal dari Kecamatan Karangrejo.
“Nanti kita juga pikirkan mengenai santunannya,” terangnya. Diberitakan sebelumnya, dua orang penyelenggara Pemilu 2019 di Tulungagung meninggal dunia. Mereka adalah Mahardika Agustina (22), anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di TPS 02 Desa Srikaton Kecamatan Ngantru dan Mukaeni (55) anggota perlindungan masyarakat (Linmas) asal Desa Selorejo Kecamatan Ngunut. [wed]

Tags: