Forkopimda Gandeng Toga Tomas Ciptakan Kondusivitas Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan dan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi bersama para Ulama dan Ormas keagamaan menggelar Halal Bihalal di Gedung Mahameru Mapolda Jatim,Senin (17/6). [trie diana]

Polda Jatim, Bhirawa
Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur berupaya menjaga kondusivitas di Jatim. Salah satunya dengan merangkul Tokoh Agama (Toga) dan Tokoh Masyarakat (Tomas) untuk menjaga wilayah Jatim tetap damai dan aman.
Kegiatan Halal Bihalal dengan Toga dan Tomas se Jatim ini diadakan di Gedung Mahameru Polda Jatim, Senin (17/6) dihadiri juga oleh Forkopimda Jatim. Diantaranya adalah Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa ; Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan dan Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, forum ini adalah satu silatruahmi yang multi stakeholder. Dengan dihadiri oleh Tokoh Agama, termasuk MUI dan FKUB, dapat membangun meeting of mind menjadi penting.
“Intinya kebersamaan seluruh stakeholder di Jatim sangatlah penting. Terutama peran Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam menciptakan suasana Jatim menjadi aman dan damai,” kata Khofifah.
Khofifah menjelaskan, peranan stakeholder, terutama para Tokoh Agama, Ulama, Pimpinan Pesantren, dan Intelektual ini menjadi bagian penguatan. Dan yang terpenting adalah terus mengawal Jatim agar terus aman dan damai.
“Semuanya sepakat untuk aman dan damai. Serta menolak adanya kerusuhan, dan tetap ‘Jogo Jatim’ dan untuk Indonesia damai,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menambahkan, dalam rangkaian acara HUT Bhayangkara, sejak Minggu (16/6), pihaknya melakukan kegiatan olahraga pagi dengan semua masyarakat Jatim dan serentak di seluruh Polres jajaran. Tujuannya untuk menciptakan situasi dan suasana Jatim yang aman, kondusif dan damai.
“Hari ini (kemarin) kita mengundang seluruh Tokoh Agama, para ulama, habib se Jatim. Dan bersama-sama dengan Dandim, Danrem dan juga seluruh ormas Islam kami sepakat untuk ‘Jogo Jatim’ dan tolak kekerasan untuk Indonesia damai,” pungkasnya. [bed]

Tags: