Elektabilitas Jokowi Masih Tertinggi

Akbar Tandjung Berpeluang Masuk Bursa
Jakarta, Bhirawa
Hasil survei dari lembaga survei “Freedom Foundation” menyimpulkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widowo memiliki elektabilitas tertinggi dari semua figur yang disebut-sebut dalam bursa calon presiden untuk Pemilu Presiden 2014.
“Hasil survei kami menyimpulkan Jokowi memiliki elektabilitas 31,8 persen,” kata Direktur Riset Freedom Foundations Muhammad Nabil di Jakarta, Minggu (9/3) kemarin.
Menurut Muhammad Nabil, tingkat elektabilitas Jokowi, panggilan Joko Widodo, jauh melampaui figur calon presiden lainnya, baik yang sudah resmi diusung oleh partai politiknya maupun yang masih diwacanakan.
Dari hasil survei tersebut di posisi kedua dan seterusnya adalah, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan tingkat elektabilitas 11,3 persen, kemudian Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (8,3 persen), Mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (6,4 persen), Menteri BUMN Dahlan Iskan (5,7 persen), Ketua Umum Partai Hanura Wiranto (5,7 persen). Kemudian, mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung (4,0 persen).
Tokoh-tokoh lainnya (diakumulasi 13,9 persen), serta pemilih yang belum menentukan pilihan (12,9 persen). Sedangkan, elektabilutas calon wakil presiden meliputi, Menteri BUMN Dahlan Iskan memiliki elektabilitas 11 persen, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (10,2 persen), mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (9,7 persen), Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (6,8 persen), mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung (6,5 persen). Figur calon wakil presiden lainnya adalah, Harry Tanoesudibyo (6,3 persen), Mahfud MD (5,3 persen), Prabowo Subianto (3,6 persen), Yusril Ihza Mahendra (3,4 persen), Hatta Rajasa (3,4 persen), tokoh-tokoh lainnya (diakumulasi 15,1 persen), serta responden yang belum menentukan pilihan sebanyak 18,4 persen.
Nabil menjelaskan, survei dilakukan selama 27 Januari hingga 26 Februari 2014 di 34 Provinsi di Indonesia dengan jumlah responden 1.090 orang.
Menurut dia, responden adalah calon pemilih pada pemilu 2014 yang dipilih berdasarkan pencuplikan “simple random sampling” dengan margin error 2,97 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Akbar Berpeluang
Di tempat yang sama, pengamat politik dari Universitas Paramadina Herdi Sahrasad memperkirakan Akbar Tandjung bisa menjadi figur yang mengejutkan atau “kuda hitam” calon presiden dari Partai Golkar pada Pemilu 2014.
“Saya katakan Akbar Tandjung bisa menjadi kuda hitam, karena saat ini tidak memiliki jabatan dan tidak melakukan manuver tapi tetap populer dan memiliki elektabilitas,” kata Herdi.
Menurut Herdi, hasil survei dari Freedom Foundation menyimpulkan, Akbar Tandjung yang saat ini dalam kondisi tidak memilii jabatan apapun dan tidak melakukan manuver politik atau diam saja tapi memiliki elektabiitas empat persen. Sedangkan, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, yang resmi diusung partai tersebut sebagai calon presiden dan terus melakukan manuver politik, termasuk intensif beriklan di media massa, kata dia, memiliki elektabilitas 8,3 persen. [ant]

Ranking elektabilitas Capres
Jokowi      31,8 persen
Prabowo     11,3 persen
Aburizal Bakrie   8,3 persen
Jusuf Kalla     6,4 persen
Dahlan Iskan   5,7 persen
Wiranto     5,7 persen
Akbar Tanjung  4 persen
 
Ranking Elektabilitas Cawapres
Dahlan Iskan   11 persen
Joko Widodo   10,2 persen
Jusuf Kalla     9,7 persen
Aburizal Bakrie  6,8 persen
Akbar Tandjung 6,5 persen

Rate this article!
Tags: