Dugaan Pungli Duplikat Akta Nikah, Kejari Sampang Periksa Kepala KUA

Kantor Kejaksaan negeri Sampang

Sampang,Bhirawa-
Laporan masyarakat terkait dugaan pungli duplikat akte nikah di Kabupaten Sampang, kini mulai ditelusuri kejaksaan negeri Sampang. Sejumlah kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Sampang mulai dimintai keterangan di ruang kasi pidana khusus (pidsus) Kejaksaan negeri Sampang.
Kasi pidsus Kejaksaan negeri Sampang Edi Sutomo,saat ditemui di ruangnnya membenarkan baru memintai keterangan kepala KAU di Kabupaten Sampang untuk menindaklajuti laporan masyarakat terkait dugaan pungli duplikat akte nikah yang pungut biaya.Kamis (13/6).
“Berdasarkan laporan sementara duplikat akte nikah ditarik biaya mulai dari Rp.200.000 hingga Rp.300.000, namun ini baru dugaan dan masih taraf pulbaket masih mencari alat bukti dugaan pungli tersebut, jika memenuhi unsur baru akan kita naikkan ke tahap selanjutnya.”pungkasnya.
Lanjut Edi Sutomo agenda meminta keterangan pihak-pihak ini masih berjalan, bahkan kami juga mengadendakan meminta keterangan Kepala Kemenag Sampang, tapi belum tahun kapan jadwalnya.
Sementara ditempat terpisah, M. Holil Kasi Binas Kemenag Kabupaten Sampang, saat dikonfirmasi ia membenarkan ada 3 kepala KUA dibawah Kemenag Sampang yang dipanggil Kejaksaan negeri Sampang terkait laporan masayarakat dugaan pungli akte nikah. Namun perlu saya tegaskan bahwa pengurusan duplikat akte nikah itu gratis tidak dikenai biaya, jadi laporan tersebut tidak benar.
“Bahkan sejak awal mulai 2017-2018 kami sudah melakukan sosialisasi dan menghimbau pada masyarakat kalau pengurusan duplikat akte nikah tersebut gratis tidak dikenai biaya sepeserpun, karena duplikat itu tidak sepetiap hari karena untuk naik haji, dengan catatan ada dokumen di KUA”.jelasnya.
Lanjut M. Holil saat kami juga terus melakukan sosialisasi pada masyarakat terkait duplikat akte nikah gratis. Terkait agenda pemeriksaan Kejaksaan yang saat ini memanggil Kepala KUA Torjun, Ketapang, dan Jregik, hal tersebut ingin mencocokkan apakah benar laporan masyarakat dengan keterangan kepala KUA dan operatornya. [lis]

Tags: