Dua Pasar Rakyat Jember Diproyeksikan Ber SNI

Kepala Bakorwil V Jember Tjahjo Widodo bersama Kepala UPT PSMB LT Dinas Perdangan Pemprov Jatim dan Kasi Perdangan Disperindag Jember saat melajukan indetifikasi pasar Kreongan, Jum’at (8/3/2019).

Jember, Bhirawa
Dua dari 12 pasar rakyat yang direvitalisasi di Kabupaten Jember, diproyeksikan menjadi pasar rakyat ber SNI. Kedua pasar rakyat tersebut, yakno pasar Kreongan dan pasar Mangli.
Hal ini disampikan oleh Kasi Perdagangan Disperindag Kab Jember Eko Wahyu Subandono saat lakukan peninjauan pasar Kreongan dan Pasar Mangli bersama Kepala Bakorwil V Jember R.Tajhjo Widodo dan Kepala UPT PSMB LT Dinas Perdagangan Pemprov Jatim di Jember , Jum’at (8/3).
“Bupati di tahun 2018 melakukan revitalisasi 12 pasar dengan total anggaran Rp.70 Milyar. Dari 12 pasar tersebut ada 3 pasar yang yang akan diperoyeksikan ber SNI, tapi dari 3 itu ada 1 pasar (pasar manggisan) belum selesai. Sehingga baru dua pasar yang tahun ini kita ajukan ber SNI,” ujar Eko kemarin.
Namun Eko mengaku akan terus melakukan pembenahan, untuk melengkapi persyaratan yang ditentukan.” Dengan melakukan peninjauan dilapangan dari pihak pemprov diharapkan kita mengetahui kekuarangan yang harus dipenuhi sebagai syarat untuk berstandarisaai nasional” tandas Eko kemarin.
Sementara, Kepala Bakorwil V Jember R.Tjahjo Widodo mengatakan, revitalisasi pasar yang dilakukan oleh Bupati Jember sesuai dengan program Gubernur dan Wakil Gubernur yaitu Nawa Bhakti Satya.” Ekonomi kerakyatan ini masuk dalam Bhakti ke 7 yakni Jatim Berdaya. Dalam Jatim Berdaya ini, penataan pasar tradisional dan memberikan inklusi UKM ritel modern,” ujarnya.
Sehingga dengan program ini, diharapkan pasar rakyat ini sungguh-sungguh nanti akan bisa bersaing dengan pasar modern.” Dipasar modern (berjaringan) kita tidak bisa beli pindang, tidak bisa beli bawang merah Rp.1000 , tapi di pasar rakyat ini ada dan dilayani. Insya Allah kalau pasar-pasar rakyat ini menjadi pasar SNI, bisa bersaing dengan pasar modern yang ada,” tandasnya.
Tjahjo juga mengapreasiasi Pemkab Jember yang telah melakukan revitalisasi pasar rakyat yang ada di Jember.” Kehadira dari Dinas Perdagangan Provisi ini melakukan identifikasi untuk mendapatkan sertifikasi standar nasional Indonesia. Kami berharap pasar yang sudah direvitalisasi di Jember segera bersertifikasi. Sehingga, pasar ini mampu menjadi pasar yang bersaing dengan pasar modern. Bersih dan menjadi destinasi wisata baru bagi masyarakat,” harapmya.
Dari hasil identifikasi Pasar Kreongan, masih ada beberapa fasilitas yang perlu dilengkapi. “Misalkan, pembuangan air (parit didalam los) ini belum, Tulisan di masing-masing kios juga belum tersedia. Untuk memenuhi itu, harus ada anggaran tambahan khusus. Tapi secara umum sudah bagus dan layak,” ujar Tjahjo kemarin.
Tjahjo juga menjelaskan bahwa di wilayah Bakorwil V Jember baru 1 pasar yang memenuhi syarat bersertifikat SNI yakni Pasar Kapongan dan Pasar Mangaran Situbondo.” Sehingga kalau Pasar Kreongan dan Pasar Mangli bisa diusulkan tahun ini sangat luar biasa,” pungkasnya.(efi)

Tags: