Dua Desa di Kabupaten Magetan Terendam Air Satu Meter

Evakuasi warga Desa Ngelang, Kecamatan Kartoharjo, Magetan, dan air yang merendam rumah warga.

Magetan, Bhirawa
Luapan air Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo menggenangi Desa Ngelang dan Desa Jajar, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan, sejak Selasa (5/3). Warga yang terdampak akibat banjir sebanyak 600 kepala keluarga.
Semula, ketinggian air hanya 45 cm. Namun, hujan deras yang terus menerus mengguyur kawasan Jawa Timur, menjadikan ketinggian air bertambah menjadi 105 cm pada Kamis (7/3) menggenangi dua desa tersebut.
Genangan air bah itu selain merendam rumah warga, juga ratusan hektar sawah direndam air. Dipastikan, lahan sawah dan perkebunan di Desa Ngelang bakal puso akibat terjangan banjir.
Kondisi warga dua desa semula enggan meninggalkan rumahnya, disaat air masih setinggi lutut 45 cm. Tapi, di saat air bertambah setinggi dada orang dewasa, mereka diungsikan ke pos yang dibangun oleh warga dan Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPPD) Kabupaten Magetan.
Sejumlah perahu karet atau LCD (Landing Craft Rubber) milik BPPD Kabupaten Magetan dan milik TNI AU Iswahyudi difungsikan untuk mengevakuasi warga, terutama balita dan lansia.
Bupati Magetan, Suprawoto, sempat meninjau kondisi dua desa tersebut menggunakan perahu karet, membagikan konsumsi kepada pengungsi.
Lokasi yang terparah adalah rumah warga dekat kantor Desa Ngelang, yang berbatasan dengan Ngawi.
Sejumlah warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman, karena rumah mereka terendam banjir. Hingga Kamis (7/3) siang, kurang lebih 45 warga yang mengungsi. Mereka mengungsi di ruang sekolah setempat, sebagian di rumah tetangga atau saudaranya yang lebih aman.
Selain mengamankan dirinya dan keluarga, warga juga mengevakuasi hewan ternak, seperti kambing dan sapi. [tok]

Tags: