Dua CJH Asal Kabupaten Sidoarjo Meninggal Dunia di Mekkah

Sidoarjo, Bhirawa
Dua Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kab Sidoarjo yang menunaikan Ibadah Haji tahun 2019 ini, dilaporkan telah meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi.
Menurut Kasi Surveilance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kab Sidoarjo, Qudrotin, dua orang CJH itu memang sejak awal termasuk dalam kategori beresiko tinggi.
”Dua CJH itu sejak awal sudah termasuk kategori resiko tinggi,” jelas Qudrotin, Kamis (14/8) kemarin.
Dua CJH itu, satu berusia 54 tahun, meninggal karena menderita Diabetus Miletus (DM) dan satu CJH meninggal karena faktor usia yang sudah 77 tahun. Mereka meninggal dunia pada 8 Agustus dan 10 Agustus.
Qudrotin menjelaskan, sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 tahun 2016, ada empat kategori bagi CJH. Diantaranya, istithah, istithah dengan pendampingan, tidak istithah sementara, tidak istithah. Jumlah total CJH asal Kab Sidoarjo pada tahun 2019 ini sebanyak 2.164 orang. Mereka diantaranya berangkat pada kloter 50, 52 dan 53.
CJH yang tidak bisa berangkat atau tidak istithah, ada tiga orang. Satu orang dikarenakan gagal ginjal sehingga harus cuci darah dan dua orang CJH lainnya meninggal dunia, saat dalam proses menunggu keberangkatan. Dikarenakan mereka tidak bisa menjaga kesehatannya. Sebanyak 75% CJH asal Kab Sidoarjo yang berangkat atau istithah, namun harus dengan pendampingan.
”Yang meninggal dunia saat sudah berada di Mekkah itu, termasuk yang 75% itu, mereka termasuk yang beresiko tinggi, sehingga harus dilakukan pendampingan,” jelas Qudrotin, yang sudah berhaji tahun 2000 dan tahun 2012 lalu itu.
Sebelum CJH asal Sidoarjo itu berangkat pergi haji, kata Qudrotin, petugas kesehatan dari Dinkes Kab Sidoarjo sudah memberikan sejumlah layanan kesehatan pada mereka. Meliputi, pemeriksaan haji 1 dan 2, melakukan imunisasi meningitis dan influenza, tes kebugaran, pembinaan kebugaran dan kesehatan, memberikan rujukan, dan melakukan pendampingan pemberangkatan jamaah di embarkasi.
”Kami berdoa dan berharap, tidak ada lagi CJH asal Sidoarjo yang sakit dan meninggal, budhal muleh (pergi dan pulang) sehat dan selamat,” katanya. [kus]

Tags: