DTPHP Kabupaten Malang Jalankan Hilirisasi Lahan Tanam Cabe Merah

Tanaman cabe merah yang diproduksi petani, di Desa Wringin Anom, Kec Poncokusumo, Kab Malang

Kab Malang, Bhirawa
Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHP)Kabupaten Malang  telah menjalankan Program Hilirisasi Lahan Tanam Cabe Merah. Sedangkan program tersebut sudah dijalankan di wilayah Kecamatan Ngantang dan Kecamatan Poncokusumo. Dan Program Hilirisasi merupakan program dari Kementerian Pertanian (Kemantan).
Program Hilirisasi Lahan Tanam Cabe Merah itu, kata Kepala DTPHP Kabupaten Malang Budiar Anwar, Senin (4/3), kepada wartawan, merupakan program untuk memberikan bimbingan pada petani, dan pengawasan mulai dari masa tanam, pemberian insektisida hingga masa panen dan pemasarannya, hingga akhir produk cabe merah agar harga pasarnya tetap stabil, meski terjadi surplus
“Kami sudah menjalankan Program Hilirisasi tersebut, dan bahkan kami pun terus melakukan pengawasan terhadap semua proses masa tanam agar mendapat hasil panen yang bagus. Dan pihaknya juga mendorong petani cabe untuk membuat insektisida hayati yang ramah terhadap tanaman cabe,” jelasnya.
Menurut Budiar, pemberian insektisida hayati pada tanaman cabe merah akan menghasilkan cabe yang bagus. Karena insektisida hayati ini berasal dari ekstrak tumbuh-tumbuhan, sehingga secara otomatis hasil cabenya higienis dan layak konsumsi. Untuk itu petani kita dorong untuk menggunakan insektisida hayati, karena selain aman bagi tanaman juga lebih murah dari segi biaya yang harus dikeluarkan petani.
DTPHP, kata dia, siap memberikan pelatihan kepada petani khususnya petani cabe untuk membuat sendiri insektisida hayati. Sebab, jika membuat sendiri akan membuat efisiensi dari segi biaya yang dikeluarkan oleh petani. Selain itu, pihaknya juga akan mendorong petani untuk menjadikan koperasi di wilayahnya masing-masing melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).
“Tujuan untuk membuat koperasi itu, yang tak lain untuk menyelaraskan harga pasar, agar harga cabe merah tidak anjlok.  Dan nantinya pemasaran melalui koperasi juga dilakukan dengan secara online, agar bisa menjangkau di seluruh wilayah,” tandas Budiar. [cyn]

Tags: