Diterjang Air Laut, 15 Rumah di Kabupaten Tuban Rusak Berat

(Warga Tak Berani Tidur Malam)

Tuban, Bhirawa
Terdapat 15 rumah warga dan kandang ternak Desa Boncong, Kecamatan Bancar Tuban rusak parah akibat di terjang abrasi air laut. Peristiwan ini disebabkan gelombang tinggi, karena peralihan angin dari barat ke timur.
Tidak hanya itu, daratan (bibir pantai) sepanjang 300 meter, juga tergerus oleh gelombang air laut. Peristiwa ini berlangsung sejak dua minggu terakhir.
Kejadian seperti ini, bukan kali pertama terjadi di wilayah pantai di Kecamatan Bancar. Rumah yang berbatasan langsung dengan pantai ini, sering kali diterjang gelombang saat akan terjadi peralihan musim dari kemarau ke musim penghujan.
Warga yang berada di pesisir, tidak berani tidur, sebelum jam 21.00 Wib. Karena, pada saat waktu tersebut gelombang dan angin kencang mulai datang. Mereka harus rela begadang hingga pukul 3 pagi. Karena, takut sewaktu-waktu gelombang datang menyapu rumahnya.
“Takut nanti terjadi yang tidak-tidak, kalau ditinggal tidur,” kata salah satu warga setempat, Jumi (48) warga Desa Boncong kepada awak media.
Dapur rumahnya, telah menjadi korban amukan gelombang tinggi. Bahkan, tiap pagi, ia bersama keluarganya, harus menata ulang batu-batu yang berada di belakang rumahnya, sebagai fungsi pemecah ombak, agar kerusakan rumahnya tidak semakin parah.
“Ini dapur sudah terkikis mas. Hampir setiap pagi, menata batu yang tercecer usai malamnya diterjang ombak,” tambahnya.
Pihaknya bersama warga lainnya, hanya bisa berharap, pemerintah Kabupaten segera turun tangan. Agar, hal serupa bisa teratasi, dan warga yang berada di pesisir pantai, tidak khawatir lagi saat musim angin timur tiba.
Sementara itu Kepala Desa Boncong, Dasri saat di konfirmasi, mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Pemkab, dalam hal ini BPBD. Untuk segera ada tindaklanjut , agar wilayahnya yang berbatasan langsung dengan pantai, tidak terkena abrasi lagi
“Sudah kita laporkan ke BPBD, dan sudah di tinjau. Namun, sampai sekarang bantuannya belum ada,” sambung Dasri. (Hud)

Tags: