Distribusi ke Wilayah Kepulauan Sumenep Terancam Molor

Surat Suara Pemilu Kurang, Distribusi ke Kepulauan di Sumenep Terancam Molor

(Surat Suara Pemilu Kurang)

Sumenep, Bhirawa
Pendistribusian logistik Pemilu 2019 ke wilayah kepulauan di Kabupaten Sumenep terancam molor. Hingga saat ini KPU Sumenep masih kekurangan surat suara sebanyak 78 ribu lembar lebih.
KPU Sumenep sudah mengirim surat permohonan penambahan kekurangan itu ke KPU pusat, Provinsi dan pihak ketiga atau pemenang tender pengadaan logistic, namun belum tertanggapi dengan baik.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, A. Warits mengatakan, sejak diketahuinya kekurangan logistik itu penyelenggara Pemilu ini telah mengirimkan surat ke KPU pusat agar kekurangan surat suara itu segera dilengkapi.
Pasalnya, jika tidak segera dilengkapi, akan berdampak pada pendistribusiannya. Sebab, Sumenep ini memiliki 9 dari 27 kecamatan yang ada di wilayah Kepulauan. Dari 9 kecamatan itu terbagi atas 2 daerah pemilihan (Dapil) yakni dapil 6 dan 7.
“Kekurangan surat suara masing-masing dapil (daerah pemilihan) sekitar 2 ribu surat suara untuk DPRD Kabupaten. Karena masih ada logistik yang kurang, hingga saat ini pendistribusian logistik pemilu utamanya ke kepulauan belum bisa dilakukan. Padahal, rencana awal, logistik ke kepulauan akan didistribusikan lebih awal,” kata Ketua KPU Sumenep, A. Warits, Selasa (26/3).
Menurut Warits, pengiriman logistik ke kepulauan rencanya akan dimulai pada tanggal 2 April, sesuai dengan jadwal kapal reguler yang biasa melayani penumpang ke kepulauan. Kalau hingga pekan depan kekurangan logistik itu belum terpenuhi, dipastikan akan berdampak pada pendistribusiannya ke kepulauan terjauh seperti Masalembu dan Sakala, Sapeken.
“Kami berencana mendahulukan logistik ke kepulauan karena Sumenep ini memiliki pulau-pulau terjauh dan memiliki warga yang berhak menggunakan hak suaranya pada saat pemilu,” paparnya.
Lebih lanjut ia menegaskan, total kekurangan surat suara di KPU Sumenep sebanyak 78.035 lembar, meliputi SS DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, DPD dan Pilpres. Kekurangan itu merupakan akumulasi kekurangan surat surat karena rusak saat dilakukan pelipatan dan juga karena jumlah yang dikirim dari perusahaan tidak sesuai (kurang). “Semoga kekurangan itu cepat dipenuhi agar kami bisa segera mendistribusikan,” ujarnya berharap.
Saat ini KPU setempat telah mulai mengemas logistik yang akan didistribusikan ke sejumlah TPS, baik yang ada di wilayah daratan maupun kepulauan. Namun, pendistribusian logistik itu tetap tidak bisa dilakukan sebelum semua kebutuhan logistik dapat terpenuhi. Jumlah DPT Sumenep pada Pemilu 2019 sebanyak 872.764 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 410.522 laki-laki dan 462.242 perempuan. Mereka nantinya akan menyalurkan suaranya di 4.315 Tempat Pemungutan Suara (TPS). [sul]

Tags: