Disporapar Gelar Jambore Pemuda se-Kabupaten Sidoarjo

Para pemuda dan pemudi se Sidoarjo siap mensukseskan kegiatan Jambore Pemuda.

Sidoarjo, Bhirawa
Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Parawisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo menggelar Jambore Pemuda selama dua hari di Bumi Perkemahan Tanjek Wagir, Kecamatan Krembung.
Kegiatan Jambore tersebut digelar pada tanggal 1 dan 2 Desember 2018, sebagai ajang silaturahmi antara organisasi kepemudaan se Sidoarjo, yang sekaligus sebagai upaya meningkatkan kreativitas pemuda di dalam ilmu teknologi dan kebudayaan.
Kepala Bidang Kepemudaan Didik Triwahyudi menjelaskan kalau Jambore pemuda ini memiliki potensi strategis khusus, bagi kalangan pemuda untuk melatih kreativitas yang berdaya saing. Selain itu haru tetap menjaga jati diri pemuda dan nilai-nilai budaya.
“Sebab pemuda adalah pelopor dan harapan bangsa. Dengan adanya jambore ini kita beri mereka sebuah ilmu pengetahuan, ” katanya.
Oleh karena itu, pihaknya berharap para peserta Jambore kedepan pemuda harus kreatif dan inovatif untuk membawa arah perubahan bangsa. Dengan mengerahkan semua pikirannya dan peka terhadap lingkungan sekitar.
“Karena dalam waktu 5 tahun hingga 10 tahun pemuda yang menentukan perubahan bangsa ini,” ujarnya.
Jadi, Disporpar Sidoarjo ini meminta kepada pemuda untuk terus berperan aktif dalam sumbangsih pembangunan di Kabupaten Sidoarjo. Ia tegaskan anak muda sebagai penerus bangsa harus kreatif, aktif dan berprestasi.
“Marilah pemuda-pemudi Sidoarjo kembangkan kreativitasnya dan inovasinya,” tega Didik saat penutupan di Bumi Perkemahan Tanjek Wagir, Kecamatan Krembung, Minggu (2/12/) sore.
Camat Krembung Misbakhul Munir juga mengatakan dengan adanya kegiatan Jambore Pemuda Se Kabupaten Sidoarjo ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar dalam pembinaan dan pengembangan di masyarakat khususnya pemuda.
“Mudah-mudahan terus berlanjut setiap tahun, ” harapnya singkat.
Sulfi Jahratul salah satu peserta dari perwakilan pemuda Bela Negara, mengapresiasi dengan adanya Jambore pemuda di Sidoarjo ini. Bahwa anak muda harus lebih peduli terhadap budaya asli Indonesia. “Sebagai anak muda harus melestarikan nilai-nilai budaya yang kita miliki, sekaligus juga mengembangkan potensi yang ada di Sidoarjo, ” harapnya. [ach]

Tags: