Disdik Kabupaten Bojonegoro Anggarkan Guru Tidak Tetap Rp32 M

Bojonegoro, Bhirawa
Ribuan Guru Tidak Tetap (GTT) dibawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro tampaknya bakal bisa sedikit bernafas lega. Ini setelah Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Pendidikan menganggarkan puluhan miliaran rupiah bagi pendidik sukwan tersebut.
Anggaran sebesar itu, untuk tunjangan bagi GTT K2 maupun GTT Non K2 ber NUPTK dan GTT bukan K2 dan belum ber NUPTK. Tunjangan bagi GTT tersebut akan bisa diterima dua bulan sekali.
“Total anggaran yang disediakan untuk GTT sebesar Rp 32 miliar, untuk 3400 guru,” terang Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Hanafi, kemarin (24/3).
Lanjut dia, tunjangan yang diterima oleh GTT K2 sebesar Rp 1 juta, GTT non K2 belum ber NUPTK sebesar Rp 600 ribu dan GTT bukan K2 dan belum ber NUPTK sebesar Rp 250 ribu setiap bulannya.
Dirinya menambahkan sebelumnya penerimaan tunjangan atau honorarium itu diusulkan diterima para GTT tersebut sebulan sekali, namun, pihak lain mengusulkan 3 bulan sekali.
“Akhirnya Disdik mengambil jalan tengah mengusulkan untuk dicairkan 2 bulan sekali,”imbuhnya.
Pemberlakuan pencairan tunjangan, tersebut dimulai pada awal tahun 2019 ini, bahkan tunjangan itu juga telah mengalami kenaikan. Oleh karenanya, dengan adanya pencairan dua bulan sekali tunjangan itu bisa membantu mensejahterakan GTT tersebut. [bas]

Tags: