Dinas Pertanian Kota Batu Bantu Petani Antisipasi Gagal Panen

Dengan adanya Asuransi Pertanian para petani Kota Batu tak perlu was-was lagi jika sewaktu- waktu terjadi gagal panen

Kota Batu,Bhirawa
Jumlah petani di Kota Batu yang pailit akibat gagal panen cukup banyak. Guna melindungi usaha pertanian di Kota Agrowisata ini, Dinas Pertanian Kota Batu (Dispertan) menggencarkan sosialisasi perlindungan usaha tani berbentuk asuransi pertanian untuk para petani.
Lewat program asuransi pertanian ini, diharapkan gagal panen tidak lagi menjadi momok. Karena kerugian akibat serangan hama atau bencana bisa dicover asuransi. “Hal ini sangat penting untuk diketahui oleh petani untuk menghindarkan kerugian petani lebih besar lagi akibat gagal panen, “ kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kota Batu, Heru Mulyanto, Jumat (17/5).
Adapun sosialisasi dilakukan kepada 50 Gapoktan dan Kelompok Wanita Tani. Menurut Heru, asuransi pertanian sangat penting terlebih di Kota Batu ada sekitar 6.252 petani di 220 kelompok tani yang menanam di atas lahan seluas 10.834,48 ha.
Selain, lanjut Heru, program asuransi ini bisa meningkatkan pendapatan petani. Sosialisasi ini diberikan karena hampir seluruh petani di Kota Batu belum mengikuti program asuransi pertanian. “Akibatnya, ketika terjadi gagal panen, kerugian ditanggung sendiri oleh petani,”tambah Heru.
Namun sayangnya, sementara waktu Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) Jasindo hanya memberikan asuransi untuk pertanian pada saja. Padahal lahan pertanian padi di Kota Batu luasnya hanya 510 hektar.
Sementara untuk pertanian Hortikultura, Dispertan memberikan fasilitas kerjasama akses pembiayaan produksi pertanian. Di antaranya, kredit usaha rakyat dari BNI, kemitraan pemasaran agribisnis dengan Transmart, dan pemberdayaan UMKM dari hasil produk pertanian.(nas)

Tags: