Dilanda Banjir, Bupati Berharap UN Tetap Lancar

Bupati Madiun, Ahmad Dawami melantik Panita dan Sekolah penyelenggara Ujian Nasional SMP/MTs, Program Paket B dan C, SD/MI dan Program Paket A Kabupaten Madiun, di lanjutkan penandatanganan surat keputusan pelantikan gedung Diknas Kabupaten Madiun, Kamis ((14/3). [sudarno]

Pemkab Madiun, Bhirawa
Sebagian wilayah di Kabupaten Madiun baru saja dilanda banjir cukup serius. Kini, para siswa dan penyelenggara pendidikan akan segera dihadapkan pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Karena itu, Bupati Madiun Ahmad Dawami berharap proses UN mulai dari persiapan hingga pelaksanaan dapat berjalan lancar.
Hal tersebut diungkapkan Ahmad Dawami saat melantik panita dan sekolah penyelenggara Ujian Nasional (UN) SMP/MTs, Program Paket B dan C, SD/MI dan Program Paket A Kabupaten Madiun, Kamis (14/3). HAhmad Dawami dalam menuturkan, meskipun baru dilanda banjir, dia berharap dunia pendidikan tetap berjalan dengan lancar. “Mudah-mudahan siswa tetap bersemangat menjalankan tahapan-tahapan pendidikan mereka,” tutur dia.
Dikatakan bupati, kejadian banjir di Kabupaten Madiun kemarin itu, selain faktor curah hujan yang tinggi juga karena ulah manusianya sendiri. Karena itu, sekolah diharapkanya berperan lebih besar dalam membentuk anak didik yang akan sadar pentingnya dalam menjaga kebersihan lingkungan terutama sungai.
Itu sebabnya, bupati Madiun, ingin dinas pendidikan untuk menciptakan kader-kader untuk kebersihan lingkungan. Ini merupakan jalan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Artinya dalam hal pencengahan bencana, meskipun dinas pendidikan bukan bidangnya dalam menangani bencana tetapi menciptakan kader-kader yang dapat menciptakan pecegahan.
Dalam hal ini, tentang ujian yang akan datang, diharapkan, apabila selama ujian masih ada pengawasnya dikelas, berarti target pendidikan masih kurang. Seharusnya dalam ujian tidak ada pengawasnya. “Ini kenapa, seharusnya sejak dini kita bentuk anak didik kita agar berlatih jujur, jujur dalam arti mengerjakan ujiannya tidak menyontek atau curang dalam mengerjakan ujian. harapan saya sesuai dengan visi misi kita yaitu Berakhlak,”tegas bupati berharap.
Yang lebih penting lagi lanjut bupati, diharapkan, Ujian Nasional ini harus lebih baik dari tahun kemarin. Juga pendidikan di Kabupaten Madiun merata, tidak ada yang terbaik tetapi harus merata itu tagetnya. “Karena, Pemkab Madiun selain menaikan anggaran dibidang pendidikan juga ingin masyarakat memiliki rasa akan menjaga setiap sekolah yang ada di Kabupaten Madiun. Walaupun sekarang SMA dan SLB kewenangan provinsi, tetapi kita tetap tanggung jawab karena siswa-siswinya adalah masyarakat Kabupaten Madiun,”pungkasnya. [dar]

Tags: