Di Sumenep, 2.400 Petugas Lakukan Coklit Calon Pemilih Pilgub Jatim

Komisioner KPU Sumenep, Rahbin.

Sumenep, Bhirawa
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep akan melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) para calon pemilih di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018. Sebanyak 2.400 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) akan melakukan coklit mulai tanggal 20 Januari dan akan berahir pada 18 Februari 2018.
Komisioner KPU Sumenep, Rahbini mengatakan, KPU telah menyiapkan sedikitnya 2.400 petugas coklit yang akan melakukan pemutahiran data pemilih Pilgub Jatim. Ribuan petugas itu akan melakukan coklit di 330 desa dan 4 Kelurahan yang tersebar di 27 Kecamatan, baik di daratan maupun di kepulauan.
“Pelaksanaan coklit atas calon pemilih pilgub Jatim akan dilakukan selama 30 hari, mulai tanggal 20 Januari dan akan berahir pada 18 Februari 2018,” kata Komisioner KPU Sumenep, Rahbini, Kamis (18/1).
Rahbini menyampaikan, petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 sebanyak 2.400 orang itu, sesuai dengan banyak Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah ditetapkan di Sumenep yakni 2.400 TPS.
“Setiap satu orang petugas akan melakukan pemutakhiran data pemilih di satu TPS. Tiap TPS memiliki 400 orang calon pemilih,” paparnya.
Ia menegaskan, saat ini bahan untuk coklit sudah mulai didistribuskan ke setiap panita pemilihan kecamatan (PPK), baik untuk wilayah daratan maupun kepulauan. Untuk wilayah kepulauan, pendistribusiannya disesuaikan dengan jadwal kapal, karena tidak menggunakan alat transportasi laut secara khusus.
“Logistik untuk kepentingan coklit sudah kami terima dan mulai didistribusikan ke PPK. Logistik coklit itu diantaranya daftar pemilih ‘by name by address’, form kosong untuk mencatat pemilih baru, buku kerja PPDP, serta stiker yang akan ditempel ke rumah-rumah yang telah dilakukan coklit,” imbuhnya.
Pada Pilgub Jatim 2018, ada dua pasangan bakal calon yang sudah mendaftar yakni pasangan Syaifullah Yusuf-Puti Guntur yang diusung PKB, PDI Perjuangan, PKS dan Gerindra dan pasangan Khafifah Indar Parawansa-Emel Dardak yang diusung Partai Demokrat, Golkar, Hanura dan NasDem. Dua pasangan bakal calon itu telah dinyatakan telah melengkapi persyaratan pencalonan dan telah dinyatakan lulus tes kesehatan. [Sul]

Tags: