Dawarblandong Mojokerto jadi Langganan Banjir Kali Lamong

Mojokerto. Bhirawa
Sedikitnya 4 dusun dari tiga Desa yakni Dusun Balong Desa Bànyulegi, Dusun Glagah, Dusun Klanting Desa Pulorejo Dusun Talunbrak Desa Talunblandong Kecamatan Dawar Blandong Kabupaten Mojokerto nampaknya dalam tiga bulan terkhir ini harus mendapat perhatian khusus dari berbagai kalangan.
Hal ini tidak lain untuk ikut meringankan beban warganya akibat seringnya disambangi banjir kiriman dari sungai kali Lamong yang melintasi Kecamatan Dawarblandong.
Meski sudah menjadi langganan banjir setiap kali musim hujan tiba. Namun banjir di awal tahun 2019 yang tepatnya terjadi 2 kali yakni pada tanggal 25 maret 2019. Dimana ke empat dusun dari tiga desa ini mengalami kerugian yang cukup besar. Merendam 24 ha sawah, 26 rumah penduduk hingga kedalaman 30 samapai 70 cm.
Demikian yang terjadi pada senin 29 april 2019 kemarin. Dusun Balong kembali menjadi sasaran luapan banjir dari sungai kali lamong. Meskipun tidak ada korban jiwa akan tetapi dengan datangnya air yang dengan cepat ,menggenangi rumah dan pekarangan mereka cukup membuat kelabakan warga.banjir kali ini dipicu akibat hujan yang melanda wilayah tersebut, sehari sebelumnya, minggu (28/04) malam.
Kàrena sudàh dipetakan menjadi desa rawan banjir kejadian kali ini langsung disikapi Koramil 0815/08 Dawarblandong dengan mengerahkan Piket Koramil 0815/08 Dawarblandong Koptu Eko Budi Santoso dan Kopda Suhendik untuk terjun ke lokasi membantu Babinsa setempat,yakni Kopda Jouns Yusuf Efendi.melaksanakan evakuasi warga dan pemantauan kejadian selanjutnya
Sebagaimana dikatakan Babinsa Banyulegi, Kopda Jouns Yusuf Efendi, banjir kiriman ini terjadi sekira pukul 00.30 WIB mengakibatkan air meluap ke pemukiman warga dan areal pertanian dengan ketinggian bervariasi.
“Di pemukiman warga, ketinggian air mencapai 12 centimeter, sedangkan di jalan dan areal pertanian yang ditanami padi berumur 1,5 bulan, ketinggian air antara 60 hingga 70 centimeter,” akibat banjir ini, sekitar 14 unit rumah warga di Dusun Balong Desa Banyulegi masih tergenang air, sementara untuk areal pertanian sekitar 30 hektar terendam banjir.
Terpisah Danramil 0815/08 Dawarblandong Kapten Inf M. Kasim kepada bhirawa 30/4/2019 mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan para Babinsa untuk memantau sekaligus membantu warga yang terdampak banjir.
saat itu Babinsa dan Perangkat Desa serta Relawan juga membantu pendistribusian bantuan dari BPBD Kabupaten Mojokerto bagi warga yang terdampak banjir,” untuk selanjutnya sejumlah aparat dari Koramil 0815/08 Dawarblandong, Babinsa setempat, bersama TRC BPBD, Anggota Polsek Dawarblandong, Tim Medis dari UPT Puskesmas Dawarblandong,masih terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan mengingat cuaca masih sering mendung tebal.jelas danramil.( MIN )tampak dalam foto situasi banjir yang ada di dusun Balong Desa Banyulegi setiap kali hujan dan Kali lamong meluap. [min]

Tags: