COD, Bawa Kabur Motor, Ditangkap Satreskrim Polres Lamongan

Mohammad Kadir , Pria asal Sentol,Pamekasan,Madura di tangkap Satreskrim Polres Lamongan karena melakukan aksi bawa kabur motor dengan modus Medsos abal – abal.(Alimun Hakim/Bhirawa).

Lamongan,Bhirawa
Media sosial menjadi awal mula pelaku untuk melancarkan aksi tindak kejahatanya. Bermodus sebagai penawar motor di jejaring jual beli online,Pria bernama Mohammad Kadir asal Sentol,
Pamekasan,Madura berhasil membawa kabur motor hasil COD via medsos dengab korban, yaitu Devi Arivianto (23) warga Desa Warungering, Kedungpring, Lamongan dan Rendi Wibowo (17) Desa Sumberagung, Plumpang, Tuban dan berhasil membawa kabur sepeda motor Honda GL Max nopol W 2245 GB
dan Honda CBR nopol S 5920 IE.
Korban yang merasa tertipu,ahirnya melapor ke pihak kepolisian.Laporan korban ke kepolisian ahirnya di respon Satreskrim Polres Lamongan , Tersangka M.Kadir di tangkap di daerah Brondong , Paciran , Lamongan yang akan melakukan aksinya kembali.
“Ada dua laporan yang di terima Polres Lamongan dimana ada korban yang ingin menjual motornya yang di tawar di medsos. Setelah cod dan motornya ternyata di bawa kabur”Kata Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung kepada wartawan , Selasa(29/10).
Kapolres menjelaskan,Dengan menggunakan akun facebook abal – abal bernama Imron, Kadir sukses mengelabui para korbannya.Pria yang bekerja sebagai kuli bangunan ternyata memang kerap mengincar penjual motor yang ditawarkan melalui medsos terutama yang lokasinya dekat, agar cepat dan mudah dijangkau”Jelasnya.
Atas aksi kejahatanya Feby menandaskan,”Tersangka dijerat pasal 362 dan atau 378 dan atau 372 KUHP, dengan ancaman paling lama 5 tahun,” Tandas AKBP Feby DP Hutagalung.
Feby menambahkan, Polres Lamongan akan melakukan pengembangan terhadap kasus curanmor tersebut. “Menurut pengakuan tersangka, dia melakukan ksunya sendiri, tapi tidak menutup kemungkinan ini ada temannya,” ucap Feby.[aha]

Tags: