Calon Incumbent Raih Sukses Besar di Pilkades Kota Batu

Para calon Kepala Desa (baju putih) saat mengikuti sebuah acara di Balaikota Batu

Kota Batu, Bhirawa
Dalam pesta demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak, para calon incumbent di Kota Batu meraih sukses besar. Dari 8 calon incumbent yang ada, semuanya berhasil mempertahankan jabatannya sebagai Kepala Desa.
Dengan kata lain, dari 11 Desa yang menggelar Pilkades, hanya 3 Desa yang mendapatkan sosok Kades baru.
Diketahui, 8 calon incumbent yang kembali mendapatkan jabatannya adalah Kades Oro-Oro Ombo, Sidomulyo, Sumberejo, Torongrejo, Junrejo, Bumiaji, Desa Gunungsari, dan Desa Tulungrejo. Sedangka 3 Desa yang memiliki sosok Kades baru adalah Desa Punten, Beji, dan Gunungsari.
“Memang Kades lama di ketiga Desa tersebut (Punten, Beji, Gunungsari) tidak mencalonkan kembali dalam Pilkades kali ini,”ujar Kasubag Pemerintahan Desa Pemkot Batu, Abdul Salam, Kamis (3/10).
Diketahui, hampir semua perhitungan surat suara di 11 Desa penyelenggara Pilkades berlangsung sampai malam hari. Untuk perhitungan suara di Desa Junrejo dimenangkan oleh incumbent Andi Faizal dengan perolehan 3.136 suara.
Dia unggul atas rivalnya, Hadi Wigyo yang memperoleh 2.364 suara. Kemudian incumbent Desa Tulungrejo, Suliono juga unggul empat pesaingnya.
Sementara, di Desa Oro-Oro Ombo dimenangkan Wiweko, Sidomulyo menangkan Suharto, dan Desa Sumberejo dimenangkan Riyanto, Desa Torongrejo dimenangkan Sugeng, Desa Bumiaji dimenangkan Edy Suyanto, dan Desa Gunungsari dimenangkan Andi Susilo.
Dan para pemenang di atas semuanya berstatus incumbent.
Adapun 3 sosok Kades non incumbent yang memenangkan Pilkades kemarin adalah Suntoro dari Desa Giripurno, Dedi Irawan dari Desa Beji, dan Hening Trisunu dari Desa Punten.
Dikatakan Abdul Salam bahwa hasil perhitungan Pilkades Serentak ini akan langsung diberikan kepada kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa masing-masing. Kemudian dari BPD diserahkan ke Camat, dan berakhir di Ketua Panitia tingkat Kota dalam hal ini Sekda Kota Batu, Zadiem Efisiensi.
“Hasil peritungan tersebut paling lambat tujuh hari harus sudah diselesaikan,” tambah Salam. Adapun jika terjadi kecurangan, lanjutnya, masih ada kesempatan untuk melakukan gugatan.
Hal ini bisa dilakukan penggugat dengan memberikan laporan ke Panitia Tingkat Kota dengan membawa bukti-bukti kecurangan. Kemudian laporan gugatan ini akan diperiksa paling lama 30 hari setelah laporan diterima.
“Namun jika tidak terjadi gugatan dari proses pemungutan hingga hasil perhitungan suara selesai maka kandidiat terpilih akan ditetapkan melalui SK Wali Kota dan dilantik pada tanggal 5 Desember 2019,”pungkas Salam. [nas]

Tags: