Bupati Probolinggo Ajak ASN Dukung Gerakan Diet Plastik

Kurangi limbah plastik pemkab Probolinggo bagikan tas daur ulang. 

(Kurangi Limbah Plastik, Bagikan Ratusan Tas Daur Ulang)

Pemkab Probolinggo, Bhirawa.
Sebagai salah satu wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terhadap salah satu isu global penanganan sampah plastik, Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE, mengajak seluruh masyarakat khususnya segenap karyawan-karyawati di lingkungan Pemkab Probolinggo untuk mendukung gerakan diet plastik.
Himbauan diet penggunaan plastik ini disampaikannya pada momentum rapat koordinasi (rakor) bulanan bersama segenap Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan Camat di lingkungan Kabupaten Probolinggo, di ruang pertemuan Jabung 3 Kantor Bupati Probolinggo.
Bupati Tantri, Rabu 11/9 mengemukakan, sebelum memberikan himbauan ini dirinya pribadi juga telah mengawali komitmen tersebut selama satu tahun terakhir. Yakni lebih bijak dalam menggunakan sampah plastik, tujuannya adalah untuk mengurangi kantong/kemasan plastik yang berlebihan.
“Salah satu cara paling mudah adalah dengan membawa botol tumbler (tempat air minum) pada saat ke kantor atau ke manapun kita pergi, untuk meminimalisir pemakaian minuman/air minum yang berpotensi menghasilkan sampah plastik yang notabene tidak bisa didaur ulang secara cepat,” himbau Bupati Tantri.
Oleh sebab itu, kedepan Bupati Tantri meminta agar pada setiap rapat atau pertemuan di lingkungan Pemkab Probolinggo supaya tidak menyediakan lagi air mineral dalam kemasan dan snack yang menggunakan bungkus plastik berlebihan, akan tetapi menggunakan gelas yang bisa digunakan kembali.
“Semoga langkah kecil yang jika dilakukan secara bersama-sama ini Insya Allah dapat memberikan perubahan yang besar bagi bumi kita dan tentunya menjadi warisan terbaik bagi anak cucu kita kedepannya,” tandasnya.
Sebagai upaya untuk mendukung komitmen dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo untuk terus berikhtiar mengurangi limbah plastik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo membagikan 200 tas recycle (daur ulang) kepada produsen untuk diteruskan pada konsumen sehingga menjadi pembelajaran bersama dalam hal mengurangi limbah plastik, lanjutnya.
Puluhan tas recyle tersebut dibagikan oleh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Probolinggo dalam kegiatan car free day di sepanjang Jl Imam Bonjol Kraksaan Kabupaten Probolinggo.”Dalam car free day kali ini kami juga mengkampanyekan pengurangan sampah plastik dengan membagi tas belanja kain yang nanti harapannya bisa dimanfaatkan saat berbelanja,” kata Tantriana Sari.
Terkait dengan kampanye dan instruksi pengurangan sampah plastik jelas Bupati Tantri, pihaknya sudah mengeluarkan SK Bupati Probolinggo dan instruksi Bupati Probolinggo. Hal ini akan terus didengungkan bersama dan harapannya mempunyai kesadaran penuh bahwasanya secara tidak langsung tidak menerima akibat dari menumpuknya sampah plastic, tetapi secara perlahan ini akan menjadi permasalahan.
“Telah kita dengar data dari WHO terkait adanya kontaminasi mikroplastik yang mengkontaminasi minuman-minuman kemasan. Secara langsung itu tidak kita rasakan, tetapi kita tidak tahu 5-10 tahun lagi itu pasti juga memberikan efek pada tubuh kita. Jadi ini memang sesuatu yang sangat krusial untuk bersama-sama mengurangi sampah plastik,” jelasnya.
Oleh karena itu, Bupati Tantri menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Probolinggo, ASN (Aparatur Sipil Negara) dan perusahan-perusahaan untuk bersama-sama mewariskan lingkungan yang lebih nyaman dan lebih aman bagi diri sendiri serta utamanya bagi anak-anak untuk 5, 10 dan 20 tahun mendatang dengan lebih bijak menggunakan plastik, tambahnya.(Wap)

Tags: