Bupati Madiun Serahkan SK Kenaikan Pangkat ke 522 ASN

Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami secara simbolis menyerahkan SK kenaikan pangkat kepada 522 ASN di lingkup Pemkab Madiun, pada saat apel di halaman Puspem Kab Madiun, Senin (9/9). [sudarno/bhirawa]

Kabupaten Madiun, Bhirawa
Sebanyak 522 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Madiun menerima Surat Kenaikian (SK) kenaikan pangkat dari Bupati Madiun, di halaman Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun pada saat apel pagi, Senin (9/9).
Bupati Madiun menyerahkan SKecara simbolis kepada ASN yang menerima kenaikan pangkat per 1 oktober 2019. Adapun ASN yang menerima kenaikan pangkat ini, golongan IIa s/d IIId sebanyak 383 dan golongan IVa s/d IVb sebanyak 138 orang.
Bupati berharap, dengan adanya 522 dari ASN yang mendapat kenaikan pangkat ini, bisa membawa dampak yang signifikan bukan hanya sekedar perbaikan saja, tapi harus lebih.
Itu karena harapan masyarakat sekarang lebih tinggi.Dan ini adalah modal bahwa kenaikan pangkat itu, tanda kesiapan bagi ASN untuk lebih siap lagi memberi pelayanan kepada masyarakat dan siap membangun sinergi di internal organisasi yang ada di Pemkab.
“Dan ujungnya adalah menjadikan energi baru bahwa kita harus lebih baik dari pada Kabupaten di wilayah sekitar dan kita harus siap bersaing dalam tingkat regional maupun nasional,” kata Bupati berharap.
Dalam sambutan Bupati menyampaikan, Minggu (8/9) kemarin terlaksana gelar budaya di TMMI, disana terlihat bahwa antusias masyarakat diluar Kabupaten Madiun sangat luar biasa sekali.
Begitu juga ketika acara-acara yang dilaksanakan oleh Pemkab Madiun, seperti rangkaian kegiatan yang kita laksanakan di wilayah Kabupaten. Contohnya spasma kemarin antuasia masyarakat juga luar biasa.
“Artinya, ini langkah awal pertama saya menjabat, dan atas kepercayaan masyarakat terhadap Pemkab Madiun, menjadi indikator adanya peningkatan yang luar biasa.Hal ini sekaligus sesuatu yang bisa menjadikan modal dan tantangan kedepan bagi kita semua,” tegasnya.
Dalam hal ini, lanjut bupati,kepercayaan masyarakat itu jangan disia-siakan.Kepercayaan itu adalah modal, bagi ASN semuanya harus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.Ekspektasi/harapan masyarakat yang wajib kita berikan dan ini harus berujung pada kepuasan masyarakat.
“Selama satu tahun ini pondasi harus sudah tercipta dangan baik.Saya berharap, ketika ada sesuatu yang bisa menghambat perihal pelayanan, baik regulasi maupun teknis segera dirubah,” pintanya.
Menurut, bupati, selama ini memang banyak sudah dicapai, baik di desa dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Berbagai penghargaan telah di raih, tapi sesungguhnya hakekat semua itu adalah anugrah.
“Namun juga tantangan bagi kita semua, jangan sampai kita sudah menjadi juara, jangan sampai ada pelayanan yang berkurang, jadi pelayanan harus semakin meningkat,” pungkasnya. [dar]

Tags: