Bupati Madiun Hadiri Doa Bersama dan Pengajian Akbar HUT RI

Bupati Madiun H. Ahmad Dawami saat memberikan sambutan pada acara Doa Bersama dan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia di Pasar Muneng Desa Muneng Kecamatan Pilangkenceng Kab Madiun, Sabtu malam (24/8). [sudarno/bhirawa]

(Ubah Pasar Muneng jadi Tempat Kegiatan Masyarakat)

Kabupaten Madiun, Bhirawa
Pasar Muneng yang dulunya terkenal dengan tempat warung remang-remang, sekarang sudah berganti wajah menjadi tempatnya kegiatan masyarakat desa Muneng.
Pada hari Sabtu malam (24/8), masyarakat desa Muneng menggelar acara doa bersama dan pengajian akbar dengan mengundang penceramah Gus Candra Malik dari Surakarta Jawa Tengah.
Komitmen masyarakat setempat yang telah merubah wajah pasar Muneng, menjadikan ketertarikan Bupati Madiun H. Ahmad Dawami untuk menghadiri acara Doa Bersama dan Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia.
Bupati Madiun merasa senang apa yang telah dilakukan masyarakat desa muneng. “Pasar Muneng yang lalu biarlah berlalu, kedepan kita lakukan yang lebih baik lagi” ungkap Bupati Madiun saat memberikan sambutan
Sesuai PP no.3 tahun 2019, Ibu kota Kabupaten Madiun bernama caruban, disaat itu juga telah dilakukan perluasan batas-batas ibukota termasuk pasar muneng ini masuk dalam perluasan wilayah ibukota. Pasar moneng yang merupakan aset Pemkab Madiun, rencana kedepan akan dijadikan sebagai wajah ciri ibukota.
“Kita bersama-sama serius menangani masalah prostitusi, semua mempunyai tanggung jawab yang sama. Dan insya’ Allah apabila wajahnya baik, kedepan para investor akan memilih dengan sendirinya,” tegas bupati meyakinkan.
Kesempatan itu, Beliau sedikit bercerita, ada salah satu investor dari luar negeri dibidang olahraga, yaitu memproduksi bola, kaos dan dekker (pelindung kaki) yang akan di produksi dari Madiun semuanya. Bupati menekankan kepada investor tersebut, bahwa tenaga kerjanya wajib dari masyarakat Kabupaten Madiun.
“Dan apabila tenaga kerja yang tidak memiliki skill kita sudah kerjasama dengan BLK dengan Sekolah Mengah Kejuruaan (SMK) agar dapat menciptakan tenaga kerja yang memiliki skill sesuai kebutuhan investor,” kata bupati.
Menurut Bupati Madiun, rencana kedepan lampu penerangan jalan dari pusat ibu kota sampai pasar Muneng akan di lakukan. Selain itu, Pasar Muneng akan dijadikan tempat pusatnya bina pertanian, baik untuk pendistribusian pupuk dan hasil pertanian pasca panen. Karena masih banyak petani yang kebingungan.
“Wong tani niku lak tandur bingung rabuk lak panen regone amblek,” ungkapnya. Selain itu lanjut bupati, pasar Muneng juga sebagai pusatnya hasil produk-produk UMKM asli kecamatan Pilangkenceng. Untuk itu, akan dibuatkan ruang untuk para UMKM di Kec. Pilangkenceng, agar nantinya dapat menjual produknya disini, sehingga benar-benar menjadikan manfaat bagi masyarakat Kecamatan Pilangkenceng.
“Diharapkan, agar masyarakat selalu mempedomani visi misi Kabupaten Madiun terlaksana insya Allah tidak sulit untuk mencapai tujuan yang kita harapkan,” pungkas bupati. [dar]

Tags: