Bupati Janji Benahi Sarana Sekolah Pinggiran

Bupati Situbondo Dadang Wigiarto didampingi Kadisdikbud Fathor Rakhman dan Kasek SMPN 1 Situbondo Tatik Krisnawati, saat memantau UNBK jenjang SMP/MTs. [sawawi]

Situbondo, Bhirawa
Pelaksanaan UNBK (ujian nasional berbasis komputer) jenjang SMP/MTs se-Kabupaten Situbondo sudah berakhir. Ribuan siswa SMP/MTs baik negeri maupun swasta yang ada di Kabupaten Situbondo sudah berhasil mengikuti UNBK hingga hari terakhir. Namun dari pelaksaan monitoring UNBK pamungkas kemarin ada sejumlah hal yang urgen ditemui Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Situbondo, Fathor Rakhman. Satu diantaranya beberapa sekolah pinggiran diketahui masih kekurangan sarana prasarana. Hal ini menurut Bupati Dadang Wigiarto harus segera diatasi dengan cepat.
Menurut Bupati Dadang Wigiarto, secara umum hasil monitoring yang ia lakukan semua sekolah yang dibantu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Situbondo memiliki kesiapan yang cukup memadai terutama kesiapan sarana infrasruktur. Namun demikian, akunya, ada beberapa titik sekolah pinggiran memiliki kekurangan pada sektor jaringan. “Sekolah sudah berupaya membuat mini poll untuk mengatasi jaringan. Selain itu, sekolah juga berupaya dengan dibantu Disdikbud Situbondo menawarkan jaringan melalui anggaran dari pemerintah sehingga sarananya bisa bertambah,” tegas Bupati Dadang.
Masih kata Bupati Dadang, hasil monitoring lainnya nampak terlihat dari kesiapan siswa yang sangat bagus saat mengikuti UNBK tahun 2019. Ini tercapai, kata Bupati Dadang, tidak terlepas dari masa pembelajaran dengan menggunakan digital berjalan dengan baik. Namun ada yang patut kita evaluasi, bagaimana memperbanyak jumlah perangkat sehingga kita berharap UNBK pada tahun mendatang bisa selesai pada satu sesi. “Untuk memenuhi sarana itu perlu bantuan dari anggaran DAU pusat. Nanti Disdikbud bisa membackup sehingga dari pemerintah pusat dan provinsi bisa ikut membantu. Dengan demikian jumlah perangkat sekolah pinggiran akan bertambah banyak,” ucap Bupati Dadang.
Disisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Situbondo, Fathor Rakhman mengaku patut bersyukur karena secara umum hasil dari pemantauan kesiapan pelaksanaan UNBK dari tahun ke tahun mengalami perbaikan yang signifikan. Bahkan, kata Fathor, pelaksanaan UNBK berjalan dengan lancar dan sempurna baik dari sisi sarana prasarana dan peserta UNBK. “Contohnya pelaksanaan UNBK disini (MTS 1 Situbondo, red) dahulu mungkin banyak kekurangan sarana. Tetapi tahun 2019 ini alhamdulillah saya melihat pelaksanaan UNBK sangat mendukung dan berjalan lancar, karena jaringan dan kesiapan sarananya sudah memadai, ” pungkas Fathor Rakhman. [awi]

Tags: