Bulog Probolinggo Jamin Stok Aman, Tim Gabungan Sidak Harga Sembako

Tim Satgas Pangan Polres Probolinggo di gudang Bulog Klaseman.

Kab.Probolinggo, Bhirawa
Bulog Subdivre Probolinggo menjamin stok beras di Kabupaten Probolinggo akan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadhan sampai lebaran mendatang. Saat ini, untuk stok beras di gudang Bulog total keseluruhan untuk Kota/Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang mencapai 18 ribu ton.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bulog Subdivre Probolinggo Heriswan ketika menerima rombongan tim sidak gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dan Tim Satgas Pangan Polres Probolinggo di gudang Bulog Desa Klaseman Kecamatan Gending, Jum’at 17/5 siang.
“Untuk Kabupaten Probolinggo sendiri stok beras ada sekitar 6 ribu ton. Gula keseluruhan ada 50 ribu ton dan minyak goreng 4 ribu liter. Artinya, stok beras aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Kabupaten Probolinggo,” katanya.
Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko mengungkapkan dari hasil kunjungan ke gudang Bulog di Klaseman diketahui bahwa stok Bulog cukup untuk mensupply kebutuhan beras, minyak goreng dan tepung terigu di Kabupaten Probolinggo.
“Bulog siap untuk memback up kebutuhan beras sekaligus ikut menstabilkan harga beras kalau terjadi kenaikan harga. Bulog juga siap untuk mengikuti operasi pasar dan pasar murah yang akan dilaksanakan oleh Pemkab Probolinggo,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, tim gabungan Pemkab Probolinggo dan Tim Satgas Pangan Polres Probolinggo melihat-lihat ketersediaan beras dan kualitas beras yang tersimpan di gudang Bulog Desa Klaseman Kecamatan Gending.
Tim gabungan ini terdiri dari Disperindag, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian, Satpol PP, bagian Administrasi Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Probolinggo
Untuk memantau harga barang-barang kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan dan ketersediannya menjelang Lebaran 1440 Hijriyah, Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melakukan pemantauan atau yang lebih dikenal dengan inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan pokok serta makanan dan minuman (mamin) di Pasar Semampir Kecamatan Kraksaan dan Pasar Leces Kecamatan Leces.
Pemantauan yang dipimpin oleh Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo M. Sidik Widjanarko ini melibatkan beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. Seperti, Satgas Pangan Polres Probolinggo, Bulog Sub Divre Probolinggo, Disperindag, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Satpol PP, Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Bagian Administrasi Perekonomian dan SDA.
Sidak diawali di Pasar Semampir Kecamatan Kraksaan sekitar pukul 09.30 WIB. Begitu sampai di salah satu pasar tradisional terbesar di Kota Kraksaan ini, tim tidak tidak langsung masuk ke dalam pasar tetapi menuju ke salah satu toko pracangan yang berada di bagian depan pasar. Dalam kesempatan ini, tim gabungan memantau harga kebutuhan bahan pokok mulai dari beras, gula, minyak goreng, telor, mie instan, tepung terigu dan susu.
Pemantauan kemudian dilanjutkan dengan memantau harga daging sapi, daging ayam dan ikan segar yang berada di tengah-tengah pasar. Tidak hanya memantau harga, tim juga melihat kualitas daging ayam, daging sapi dan ikan segar yang dijual oleh para pedagang.
Sidak ini juga memantau harga dan ketersediaan bahan penting lainnya seperti cabe merah besar, cabe rawit, bawang merah, bawang putih, kacang hijau, kacang tanah, kol, kentang, tomat, wortel dan kubis.
Lebih lanjut M. Sidik Widjanarko mengungkapkan ketersediaan bahan pokok dan harga relatif stabil, bahkan ada kecenderungan turun. Ketersediaan daging sapi semuanya dalam kondisi sehat dan dipotong di RPH (Rumah Potong Hewan). Selain itu, secara fisik daging ayam, daging sapi dan ikan segar semuanya sehat tidak berpenyakit dan tidak mengandung bahan pengawet formalin.
“Jadi rata-rata kondisi ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Semampir ini cukup baik dan stabil. Untuk saat ini, pasokan cukup dan lancar, antara permintaan dan penawaran cukup lancar. Sehingga tidak ada kelangkaan bahan pokok,” katanya.
Menurut Sidik, dari hasil rapat bersama Bulog menjamin ketersediaan beras, tepung terigu, minyak goreng dan sebagainya. Nanti kalau memang ada kekurangan-kekurangan barang di pasar, maka akan diadakan operasi pasar dan pasar murah di beberapa kecamatan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pokok.
“Insya Allah, dari hasil rapat kita bersama Satgas Pangan Polres Probolinggo ini tidak ada indikasi penimbunan dan sebagainya. Semua distribusi lancar dari distributor ke pedagang besar dan pedagang eceran yang ada di dalam pasar,” tambahnya.(Wap)

Tags: