BNNK Gresik Gandeng Komunitas Loverbird Indonesia Beri Penyuluhan

BNNK Sosialisasi Bahaya narkoba

Gresik, Bhirawa
Untuk menekan peredaran narkoba di berbagai kalangan masyarakat, berbagai upaya tengah dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). Di antaranya menggandeng Komunitas Lovebird Indonesia (KLI) Gresik, sosialisasi pencegahan dan bahaya penguna narkoba dengan hukuman berat.
Sosialiasai tidak hanya pada komunitas KLI, tapi BNNK setempat juga memberi penyuluhan terhadap masyarakat pecinta burung love bird. Mereka di beri wawasan secara gamblang, tentang bahaya bagi penguna dan terlebih lagi bagi para pengedar.
“Kami tidak tahu bahaya menguna apalagi mengedarkan, namun adanya sosialiaasi ini merupakan bagian yang sangat penting bagi kita. Yang tidak tahu menjadi tahu, tentanng bahaya baik bagi organ tubuh. Terlbih kalau kena aparat, sebab ancan hukumanya sangat berat.”kata Apandi warga Gtesik salah satu pesrta lomba lovebird.
Menurut Kepala BNNK Gresik, AKBP Supriyanto. Bahwa adanya kerjasama ini, semoga para pencinta lovebird yang tergabung di KLI Gresik. Agar tidak terjebak dalam menyalahgunakan narkoba, baik penguna maupun pengedar juga kurir. Sebab kalau sudah terjebab, sulit untuk lepas. Kalaupun bisa lepas, pasti harus berurusan dengan aparat terlebih dahulu.
“Komunitas KLI Gresik, dalam even lomba Gresik Cup 2019. Pesertanya 3.000, jumlah ini sangat besar. Selain dari Gresik, juga datang dari luar kota. Dan kesempatan baik ini, kita manfaatkan memberikan sosialisasi bahaya penguna dan pengedar narkoba. “Ujarnya.
Ditambahkan AKBP Supriyanto, berharap dengan adanya kerjasama ini. Semoga para pencinta lovebird yang tergabung di KLI Gresik, tidak terjebak dalam menyalahgunakan narkoba. Dan tetap terus menekuni
bisnis lovebird dipandang cukup menguntungkan, bahkan bisa melebihi gaji karyawan kantoran. [kim]

Tags: