Berencana Buka Pendaftaran, Pemkab Malang Ajukan 600 Kuota CPNS

Nurman Ramdansyah

Kab Malang, Bhirawa
Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) secara resmi akan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), pada bulan Oktober 2019 mendatang.
Meski belum ditentukan kapan mulai dibuka pendaftarannya, namun BKN  sudah memberikan sinyal bahwa rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN 2019), yang terdiri dari CPNS dan PPPK akan dilaksanakan mulai bulan Oktober 2019. Sehingga dengan akan dibukanya pendaftaran CPNS dan PPPK tersebut, maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah melakukan persiapan rekrutmen ASN.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang Nurman Ramdansyah, Senin (2/9), kepada Bhirawa mengatakan, dengan akan dibukannya pendaftaran CPNS dan PPPK 2019 oleh BKN, maka pihaknya akan mengajukan permohonan sebanyak 600 kuota CPNS dilingkungan Pemkab Malang. “Saat ini kami mengusulkan 600 kuota yang diperuntukkan bagi tenaga honorer kategori 2 (K2),” terangnya.
Menurutnya, tenaga honorer di Pemkab Malang ini jumlahnya cukup banyak, yaitu mencapai 10 ribu orang. Sehingga dengan dibukannya pendaftaran CPNS yang direncanakan pada bulan Oktober 2019 mendatang, maka pihaknya mengajukan permohonnan pada BKN agar diberikan kuota CPNS untuk tenaga honorer K2. Sebab, honorer K2 tersebut, banyak yang sudah mengabdi kepada negara ada yang lebih dari 10 tahun.
Nurman menyebutkan, di Pemkab Malang ini jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) terdapat 12.767 orang, dan junlah ASN tersebut belum termasuk honorer. Sehingga pihaknya pada pendaftaran CPNS tahun ini, kita prioritaskan pada tenaga honorer K2. Sedangkan dalam CPNS tahap pertama pada 5 Oktober 2018 tercatat ada 776 orang CPNS dinyatakan lolos, dari 830 kuota CPNS. “Artinya, ada 54 kuota tak terisi pada rekrutmen sebelumnya, karena ada aturan baru terkait batasan usia tenaga honorer K2 tidak boleh lebih dari 35 tahun,” ungkapnya.
Dia juga menghimbau, agar masyarakat tidak terkecoh dengan adanya oknum-oknum yang memberikan penawaran untuk bisa meloloskan CPNS dengan proses yang cepat, tapi disuruh menyiapkan uang yang berjumlah besar. Sebab seleksi penerimaan CPNS selalu dilakukan di portal resmi https://sscasn.bkn.go.id dan Computer Assisted Test (CAT). Selain itu, penyeleksian CPNS dilakukan secara transparan dan gratis.
Disisi lain, saat Bhirawa menanyakan terkait Panitia Seleksi (Pansel) membuka pendaftaran untuk jabatan eselon II dilingkungan Pemkab Malang, untuk mengisi kekosongan jabatan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (PU SDA), Dinas Kesehatan (Dinkes), dan Dinas Komunikasi dan Informatika, yang kini masih dijabat Pelaksana Tugas (Plt). Nurman menyampaikan, jika sejak Pansel membuka pendaftaran untuk jabatan eselon II, pada 26 Agustus 2019, hingga sampai dengan hari ini belum ada yang memasukkan berkas atau mendaftar, hanya taraf bertanya-tanya terkait persyaratan administrasi.
“Pendaftaran jabatan eselon II dibuka Pansel secara open bidding atau seleksi terbuka, Dan dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran calon peserta biasanya baru memasukkan berkas mendekati batas waktu terakhir pendaftaran, dan terakhir pendaftaran pada 13 September 2019,” pungkasnya. [cyn]

Tags: