Beda Jadwal Kedatangan, Tiga Jamaah Haji Meninggal, Dua Sakit

Kasi Haji dan Umroh, H Saiful dampingi Bupati Salwa Arifin di RM Bromo Asri Probolinggo meyambut kedatangan Jamaah Haji kloter 51 Bondowoso.(Ihsan Kholil/Bhirawa)

Bondowoso, Bhirawa
Jamaah haji asal Bondowoso terbagi menjadi dua kloter, yakni 51 dan 52, terjadwal berbeda kedatangannya. Namun tercatat tiga orang meninggal dunia di Tanah Suci Mekah sementara dua orang belum bisa kembali ke tanah air karena sakit.
Kloter 51 Jamaah Haji asal Bondowoso tiba di Bumi Ki Ronggo, Selasa (3/9/2019). Sementara, Jamaah Haji kloter 52 Bondowoso terjadwal tiba pada Rabu (4/9/2019).
Menurut Kasi Haji dan Umroh Kemenag Bondowoso, H Saiful, SE, M.Pd.I menerangkan jamaah haji kloter 51 yang meninggal dua orang yakni Muhammad Rusdi bin Mukri beralamat kelurahan Tamansari Bondowoso dan Nafkiah Muhammad Makdin binti Makdin, beralamat Bendoarum Wonosari.
“Yang pak Rusdi meninggal kerena kelelahan, sebelum melakukan arofah haji kalau Ibu Nafkiah meninggal karena memang sakit, pada hari Jum’at 23 Agustus sekitar pukul 19:49 waktu setempat,”terangnya.
Saiful menjelaskan, jamaah haji kloter 51 terbagi empat titik dan kloter 52 dua titik penjemputan pihak keluarga.” Kloter 51 ada di Wonosari 2 bus, Maesan 2 bus, Tamanan 1 bus dan 5 bus di At-taqwa, dan kloter 52 itu di Cerme 2 bus, di PCNU 1 bus,” jelasnya.
Lanjut Saiful, untuk jamaah haji Bondowoso kloter 52, ada satu orang meninggal dunia. Yakni Faid Salimu Muhammad beralamat Desa Gununganyar Kecamatan Tapen. “Dia meninggal di Rumah Sakit Al-Ansor Madinah, pada 26 Agustus 2019, dia sudah melaksanakan ibadah haji, tinggal beberapa arbain saja,”ungkapnya.
Sementara itu, dua jamaah haji asal Bondowoso saat ini masih sakit dan belum bisa di pulangankan ke tanah air. Yakni Mahudin bin Mubiya, dirawat di Rumah Sakit Kesehatan Haji Indonesia dan Mahwati binti Musidin yang sebelumnya di rawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan di rujuk ke Rumah Sakit King Abdul Aziz Zahir Mekkah.
“Pihak keluarga sudah tau, sudah sering menghubungi saya, kita do’akan mudah-mudahan segera bisa di pulangankan,” harapnya.
Tak cukup itu, aku Saiful, ada puluhan Jamaah Haji yang di jemput di Asrama Haji Sukolilo oleh pihak keluarga, akan tetapi sudah dengan persyaratan tandatangan bermaterai jauh hari sebelumnya.”Data yang terkonfirmasi ada 27 orang, jadi bukan sudah tanggung jawab kami, keselamatannya dan sebagainya sudah jadi tanggung jawab keluarganya,”pungkasnya.(mb11)

Tags: