Bawang Putih Tembus Rp 50 Ribu Per Kg

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melakukan sidak ke pasar Wadungasri, Waru, Sidoarjo, Rabu (1/5) pagi.

Pemprov Targetkan Pertengahan Mei Stabil
Pemprov, Bhirawa
Lonjakan harga komoditas bawang putih di pasaran telah mencapai angka Rp 50 ribu per kilo. Hal tersebut diketahui saat Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melakukan inspeksi mendadak (sidak) perkembangan harga bahan pokok jelang Ramadan di Pasar Wadungasri, Jl. Raya Kundi, Waru, Sidoarjo, Rabu (1/5) pagi.
Dari hasil sidak tersebut, Gubernur Khofifah menemukan fakta beberapa harga bahan pokok mengalami kenaikan. Diantaranya, bawang putih dari harga Rp 20 ribu – Rp ke harga Rp 48 ribu – Rp 50 ribu per kilo. Selain itu, daging ayam dari harga eceran tertinggi (HET) Rp 32 ribu ke harga Rp 33 ribu per kilo. Lalu gula dari harga Rp 11.500 – Rp 12 ribu naik menjadi Rp 12.500 per kilo.
Menurut Khofifah, kenaikan harga bawnag putih yang siginifikan karena komoditi ini cukup langka, sementara supply-nya kurang. Namun, pihaknya yakin harga bawang putih akan kembali stabil pada pertengahan Mei mendatang. Sebab, pemerintah akan melakukan impor bawang putih yang rencananya akan masuk melalui Tanjung Perak pada 10 Mei dan pada 15 Mei sudah bisa masuk ke pasar, sehingga harganya bisa kembali normal.
“Yang masuk ke Jatm, itu 15 ribu ton, ini cukup untuk kebutuhan selama tiga bulan. Sebab kebutuhan bawang putih di Jatm sekitar 4.960 ton per bulan,” kata Khofifah. Permintaan bawang putih menjadi tinggi karena komoditi ini merupakan bagian dari signifikan rasa atau taste makanan.
Gubernur wanita pertama di Jatim ini menambahkan, perkembangan bahan pokok lain cenderung stabil, bahkan ada yang mengalami penurunan. Komoditi yang harganya stabil adalah daging, contohnya daging frozen kualitas bagus yang harganya stabil di Rp 80 ribu per kilo. Kemudian bahan pokok yang harganya turun adalah beras.
Kalau bawang merah ada kenaikan, tapi hari ini suplai dari Probolinggo sudah dianggap cukup, telur juga ada sedikit kenaikan. “Sementara harga daging Alhamdullllah normal. Over all, meskipun permintaan atau demand-nya tinggi, tapi pasokan atau supply bahan pokok sudah cukup,” tutur dia.
Agar harga-harga bahan pokok ini tetap terkendali, Gubernur Khofifah berkomitmen untuk terus memonitor perkembangan harga melalui Disperindag Jatim, serta berkoordinasi dengan Bulog Jatim untuk update harga menjelang puasa, saat puasa, dan menjelang lebaran. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polda Jatim untuk memastikan pasokan aman dan tidak ada penimbunan.
Besok kami juga akan melakukan rapat koordinasi bersama Bulog, Polda dan BI, untuk membahas bersama beberapa item bahan pokok dan barang-barang yang sekarang ini mengalami kelangkaan seperti bawang putih, pungkasnya. [tam]

Rate this article!
Tags: