Bank BPR Jatim, Bank UMKM Jawa Timur Peroleh Dua Penghargaan Bergengsi

Dirut Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur Drs Yudhi Wahyu M Ak MM foto bersama Komisaris Utama dan Komisaris Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur Dr Suprianto SH MH dan Karsali usai menerima penghargaan.

Surabaya, Bhirawa
Sejak Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur dipimpin Drs Yudhi Wahyu M Ak MM delapan bulan lalu, kinerja bank milik Pemprov Jatim tersebut terus menunjukkan track yang sangat baik. Salah satu buktinya adalah dua penghargaan yang baru saja di peroleh pada awal Mei 2019 lalu.
Direktur Utama Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur, mendapat penghargaan terbaik dari Pusat Penghargaan Indonesia dengan kategori Direktur BUMD Award of Excellent. Anugerah penghargaan tersebut diserahkan Shallen dari Kementrian Koperasi dan UKM. Selain itu, Bank BPR Jatim juga dinilai oleh TopBusiness sebagai TOP BUMD 2019 untuk kategori TOP BUMD BPR 2019.
“Penghargaan ini memacuki kita untuk bekerja lebih baik dan profesional, ini adalah apresiasi yang luar biasa untuk kami. Dalam jangka waktu yang belum lama, telah bisa menunjukkan kinerja yang baik,” ujar Yudhi, dikonfirmasi, Kamis (23/5).
Menurut dia, Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur bisa meraih penghargaan tersebut karena bisa membuat terobosan dibidang Digital dan Marketing. Untuk digital, Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur membuat website kredit online, dengan website ini, pemohon kredit tinggal mengisi data di www.bprjatim.go.id tanpa harus bolak-balik ke kantor Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur.
“Dengan inovasi ini, pemohon yang sudah mengisi data di website akan didatangi tim dari Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur untuk dilakukan survei. Inovasi ini bisa memangkas waktu dan menjadi lebih efisien. Selain itu juga memudahkan pemohon kredit,” ungkapnya.
Untuk terobosan kedua adalah membentuk bagian Marketing dan Kelembagaan yang menjadi lebih baik. Marketing telah menjadi ujung tombak informasi tajam mendukung terobosan untuk pertumbuhan Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur. “Kita mempunyai 12,7 juta UMKM yang menjadi pasar kita. Makanya harus kita garap dengan baik,” kata Yudhi.
Pada tahun ini, lanjutnya, Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur mempunyai target kenaikan kredit mencapai 8 persen. Untuk memenuhi target tersebut Bank BPR Jatim Bank UMKM Jawa Timur telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak. Seperti dengan para asosiasi, perguruan tinggi dan OPD-OPD (organisasi perangkat daerah) yang menjadi pembina UMKM.
OPD-OPD tersebut diantaranya Disperindag, Dinas Kominfo, Dinkop dan UKM, Dispora, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas Pertanian. “Untuk perguruan tinggi kami telah bekerjasama dengan Universitas Brawijaya (UB) dan asosiasi dengan APKLI (Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia). Cara ini sangat efektif untuk menjaring UMKM,” tuturnya.
Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan Desember 2018 (audited), Bank BPR Jatim Bank UMKM Jatim berhasil membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp52,097 miliar atau meningkat 9,78 persen bila dibandingkan dengan capaian 2017.
Tercatat, total aset sebesar Rp 2,418 triliun atau naik 1,71 persen dan modal disetor sebesar Rp 416 miliar atau naik sebesar 1,66 persen. Kemudian, kinerja tabungan sebesar Rp 585 miliar atau naik 12,32 persen serta deposito sebesar Rp1,164 triliun atau naik 7,16 persen.
Menurut Yudhi, rasio keuangan Bank BPR Jatim Bank UMKM Jatim menunjukkan kinerja yang baik dari tahun ketahun. Yakni dengan menerapkan tata kelola perusahaan GCG (good corporate governance), menerapkan manajemen resiko dan mengimplementasikan budaya kerja perusahaan.
Hasilnya, posisi Desember 2018, Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) sebesar 82,87 persen, capital adequacy ratio (CAR) sebesar 32,25 persen, return on asset (ROA) sebesar 2,26 persen, return on equity (ROE) 7,96 persen, net interest margin (NIM) 9,49 persen, kualitas aktiva produktif (KAP) sebesar 6,20 persen, dan loan to deposit ratio (LDR) sebesar 81,07 persen.
“Kalau dilihat dari pertumbuhan aset, peningkatan penyaluran kredit dan dana pihak ketiga kami telah mengalami pertumbuhan kinerja yang baik, termasuk teknologi berbasis digital serta penambahan modal dari pemerintah kabupaten dan kota di Jatim menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat dan pemegang saham meningkat,” ungkapnya.
Hingga saat ini, jumlah kantor Bank BPR Jatim Bank UMKM Jatim mencapai 144 kantor yang terbagi atas kantor pusat, 32 kantor cabang dan 111 kantor kas, serta tiga Kantor Payment Point, 32 Mobil Kas keliling, dan 35 Automatic Teller Machine (ATM). [iib]

Tags: